Dari Soal Es Krim hingga Dapur Umum

Risma saat memarahi petugas PKH Gorontalo, Kamis (30/9/2021). Screnshort Video Viral

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Risma dikenal sebagai pejabat publik yang sering marah di depan umum. Sebelum menjadi menteri, Risma sudah menyita perhatian publik lantara saking kerapnya marah-marah. Yang dimarahi bisa siapa saja. Berdasarkan penelusuran Surabayapagi, berikut peristiwa kemarahan Risma sejak tahun 2014:

Mei 2014

Risma menghebohkan ketika marah-marah di Taman Bungkul, Kota Surabaya lantaran rumput dan tanaman rusak terinjak setelah ada kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung pada 11 Mei 2014. Taman rusak karena pengunjung berebut es krim gratis.

Sebagai wali kota Surabaya, Risma merasa tak terima taman yang dibangunnya rusak. "Lihat itu rusak semua. Sekian puluh tahun kami bikin itu, ngerti ndak. Itu semua uang rakyat," kata Risma, kepada panitia penyelenggara.

September 2016

Risma meluapkan kemarahan saat sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya pada September 2016 silam. Ini terjadi ketika mendapati pengurusan e-KTP bermasalah.

"Panggil ahli IT. Masa kerja pakai software begini, enggak professional. Kamu ngerti nggak," kata Risma pada anak buahnya.

Oktober 2017

Sebuah video kemarahan Risma kepada seorang aparatur sipil negara (ASN) beredar di media sosial pada Oktober 2017. "Jangan ketawa, sini kamu," kata Risma, sembari menunjuk ASN tersebut.

Februari 2018

Risma memarahi Camat Tandes Kota Surabaya setelah mendapat sang camat tidak berada di tempat dan kantor kecamatan tersebut kotor. “Liat itu, liat kantormu itu, sudah tak bersihkan!" kata Risma memarahi si camat.

Mei 2020

Tak lama menjelang penunjukannya sebagai menteri, Risma masih sempat meluapkan kemarahan di depan khalayak gara-gara mobil PCR. Risma merasa mobil bantuan BNPB tersebut diserobot Gugus Tugas Pemprov Jawa Timur. Dia pun seketika menelpon BNPB, sampai-sampai tubunya gemetar.

"Enggak bisa kerja, siapa yang enggak bisa kerja? Kalau ngawur nyerobot itu siapa yang enggak bisa kerja," ujar Risma saat berbicara melalui telepon genggamnya.

Juli 2021

Risa memarah ASN anak buahnya dan mengancam akan memindahkannya ke Papua karena dianggap tidak becus bekerja karena tak ikut membantu memasak di dapur umum di Balai Wyataguna Bandung, Selasa (13/7/2021).

"Sekarang saya nggak mau lihat seperti ini, kalau saya lihat lagi, saya pindahkan ke Papua, saya nggak bisa mecat kalau nggak ada salah, tapi saya bisa pindahkan ke Papua sana teman-teman," kata dia.jk1,rc