Desain Arek Puri Jadi Pemenang Lomba Logo AC Majapahit

Manajemen AC Majapahit saat memperkenalkan jersey baru klub kebanggaannya. SP/Dwy Agus Susanti

Eks Persebaya 1927 dan PSMP Arsiteki AC Majapahit

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Desain logo karya Agung Santoso, warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terpilih menjadi pemenang I lomba desain logo AC Majapahit. Karya Agung terpilih dari 272 desain logo yang masuk ke panitia.

Ketua panitia lomba desain logo AC Majapahit, Unggul Akbar Muttaqien mengatakan terdapat 175 peserta yang mengirimkan 272 karya desain. Menurut Unggul, panitia memberikan kesempatan kepada setiap peserta maksimal bisa mengirimkan tiga karyanya.

”Desain yang masuk ke email panitia sebanyak 272 dari 175 peserta yang semuanya berasal dari Mojokerto, baik kota maupun kabupaten. Dari 272 karya ini dewan juri memutuskan 10 besar untuk kemudian dipilih lima pemenang. Masing-masing pemenang 1, pemenang 2, pemenang 3, harapan 1 dan harapan 2,” paparnya saat Launching Logo AC Majapahit dan Perkenalan Pelatih di Rumah Makan Dewi Sri Mojokerto, Jumat (11/6/2021) malam.

Unggul menambahkan, dewan juri yang terdiri dari Obed Bima Wicandra (akademisi Desain Komunikasi Visual UK Petra), Rochman Arief (jurnalis) dan Raja Siahaan (AC Majapahit), memilih logo pemenang berdasar filosofi serta visi dan misi yang diusung oleh AC Majapahit, yakni muda, milenial, dan memiliki pride of Majapahit.

Pemenang II diraih Yudha Ariyanto asal Kecamatan Pacet, Pemenang III diraih Ilham Bergas Pradana asal Kecamatan Jatirejo, Harapan I diraih Joko Agus Prayitno asal Kecamatan Pacet dan Harapan II diraih M. Ihsan Nuruddin asal Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto.

Para pemenang masing-masing mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 10 juta dan merchandise senilai Rp3 juta (pemenang I), Rp5 juta dan merchandise senilai Rp 3juta (pemenang II), Rp3 juta dan merchandise senilai Rp3 juta (pemenang III), serta masing-masing Rp1 juta dan merchandise senilai 3 juta untuk harapan I dan II.

Presiden Klub AC Majapahit Raja Siahaan mengatakan desain para pemenang menjadi hak milik AC Majapahit dan akan dipergunakan untuk kepentingan klub. Dua desain karya pemenang rencananya akan dipergunakan oleh AC Majapahit sebagai logo resmi klub di federasi dan jersey pemain.

”Logo pemenang I akan dipakai AC Majapahit sebagai logo organisasi untuk kepentingan administrasi seperti kop surat, stempel, dll yang hubungannya dengan PSSI dan pihak luar. Sementara logo pemenang II akan ditempel di jersey pemain yang dipakai saat latihan dan pertandingan resmi,”ucap Raja.

”Seperti halnya induk organisasi kita, PSSI menggunakan logo PSSI untuk kepentingan administrasi dengan organisasi di bawahnya, KONI, dan FIFA. Sementara logo di jersey pemain timnas Indonesia bukan logo PSSI, tp garuda. Nantinya AC Majapahit akan seperti itu, menggunakan dua logo,” ucapnya.

Pasca keluarnya kepastian pelaksanaan kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 dari PSSI, klub AC Majapahit bergerak cepat. Manajemen langsung memutuskan sosok yang akan mengarsiteki klub asal Mojokerto yang akan berlaga di Liga 3 Jawa Timur ini.

Perwakilan manajemen AC Majapahit, Rossi Rahardjo, mengatakan pihaknya menerima edaran dari Asprov PSSI mengenai pelaksanaan kompetisi Liga 3 yang akan digelar pada minggu keempat Juli mendatang.

”Jadwal pelaksanaan Liga 3 sudah ditetapkan PSSI, yakni akhir Juli. Kami harus bergerak cepat. Salah satunya menentukan pelatih dan segera menggelar seleksi pemain,” ujar Rossi kepada awak media.

Manajemen AC Majapahit yang berada dalam naungan PT Patriots Pamenang Majapahit memilih Ambitie Dolus Cahyana sebagai sosok yang akan menangani AC Majapahit di Liga 3 mendatang. Dipilihnya Dolus, sapaan akrabnya, diakui Rossi karena sejalan dengan visi dan misi yang diusung oleh AC Majapahit.

”Kami sengaja memilih pelatih berusia muda dan memiliki visi dan misi sejalan dengan manajemen. Selain itu pelatih yang kami pilih ini mampu menjelaskan secara detail filosofi bermain sepak bola era modern saat diminta presentasi oleh manajemen,” tandas Rossi.

Jurnalis senior yang kini merambah dunia konsultan komunikasi ini menambahkan selain sisi akademis, putusan manajemen AC Majapahit memilih pelatih berlisensi B AFC ini adalah pengalamannya sebagai pemain yang pernah memperkuat sejumlah klub di tanah air, termasuk pernah bermain untuk Persebaya di era IPL dan PS Mojokerto Putra. 

Dalam kesepakatan dengan manajemen, Dolus akan diberikan kontrak panjang selama tiga tahun untuk menukangi AC Majapahit. ”Kami mengontrak pelatih untuk tiga musim kompetisi dengan harapan bisa membangun pondasi tim AC Majapahit,” tukas Rossi.

Untuk melengkapi 25 pemain yang akan didaftarkan Liga 3 nanti, manajemen AC Majapahit akan menggelar seleksi pemain pada 19-20 Juni mendatang. ”Seleksi pemain tanggal 19-20 Juni, kemungkinan di Stadion Gajah Mada. Info detailnya akan kami update melalui medsos resmi klub,” pungkas pria yang juga peneliti di Lembaga Nusakom Pratama ini. 

Sekedar informasi, acara launching logo AC Majapahit dan perkenalan pelatih ini juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo dan Ketua PSSI Kabupaten Mojokerto, Imam Suyono.

Kepala Disporabudpar Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo

 

Kepada wartawan, Amat Susilo mengatakan kehadiran AC Majapahit ini membuka gairah baru sepak bola Mojokerto yang mati suri akibat skorsing PSSI Pusat kepada PSMP, klub sepak bola liga dua asal Mojokerto.

"Semoga kehadiran AC Majapahit ini bisa mencuri hati para pecinta sepak bola Kabupaten Mojokerto. Dan Pemkab Mojokerto akan selalu mendukung siapapun yang bisa membawa nama baik Kabupaten Mojokerto," pungkasnya. Dwi