Dewan Gelar Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy AS

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-728, dengan tema “Bersatu Dalam Perbedaan , Harmoni Dalam Ke Bhinnekaan, Berkerja Sama Untuk Mojokerto Bangkit dan Maju,  Jumat ( 7/05) di ruang rapat Graha Whicesa DPRD Kabupaten Mojokerto.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD, Ayni Zuroh dan didampingi dua wakil ketua juga ikut hadir Bupati Mojokerto Hj Ikfina Fatmawati berserta wakil bupati Muhammad Al Barra LC, Pj Setdakab, Himawan Subagio, forkopimda, dan OPD.

Hj Ayni zuroh SE dalam pembukaan menyampaikan bahwa rapat paripurna ini sesuai kuorum karena anggota dewan lebih dari 50% dan tetap patuhi prokes . Selanjutnya kita mempersilahkan  wakil ketua  membacakan riwayat hari jadi Kabupaten Mojokerto.

Setia Puji Lestari, Wakil Ketua DPRD menceritakan riwayat hari jadi Kabupaten Mojokerto mempunyai akar sejarah berkaitan erat dengan kebesaran Mojopahit dimana Raden Wijaya Raja Mojopahit berhasil mengalahkan pasukan Tar Tar, peristiwa tersebut tanggal 09 Mei 1293.

“Dengan melihat sejarah H Mahmoed Zein, Bupati Mojokerto mengeluarkan keputusan no 230 tahun 1993 tentang penetapan hari jadi Mojokerto tanggal 09 Mei,” kata Setia Puji Lestari.

Bupati Mojokerto, Hj ikfina Fatmawati dalam sambutannya, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan beberapa hari lagi akan memasuki hari raya idul Fitri 1 Syawal 1442 H  mohon maaf lahir dan batin.

Di hari jadi kabupaten Mojokerto yang ke 728 tahun kali ini dengan tema “Bersatu Dalam Perbedaan, Harmoni Dalam Ke Bhinnekaan, Berkerja Sama Untuk Mojokerto Bangkit Dan Maju” yang intinya mari kita tingkatkan pengabdian kepada negara dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tidak melihat perbedaan atau golongan  untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan  demi Mojokerto bangkit dan maju.

“Guna terwujud semua itu harus ada sinergitas antara eksekutif dan legislatif dan juga dukungan dari masyarakat yang mempunyai tujuan yang sama untuk membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih maju,” tutup Bupati Mojokerto, Hj Ikfina Fatmawati. dwy