Dewan Minta Pemkot Lebih Intens Sosialisasikan Vaksin Ke Masyarakat

Anggota Komisi D DPRD kota Surabaya, Hari Santosa.SP/ALQOMARUDDIN.

SURABAYAPAGI,Surabaya - Guna masyarakat percaya pentingnya vaksinasi Covid-19, Pemkot Surabaya diminta secepatnya dan lebih inten melakukan sosialisasi soal vaksin. 

Seperti diketahui, Pemkot Surabaya pekan lalu sudah menerima vaksin Covid-19 kurang lebih sebanyak 38 ribu vaksin, yang kini disimpan di Farmasi Kesehatan Pemkot Surabaya. 

Anggota Komisi D DPRD kota Surabaya, Hari Santosa, mengatakan, terpenting saat ini Pemkot Surabaya harus melakukan sosialisasi pentingnya vaksin kepada masyarakat.

“Sosialisasi  mulai dari pejabat dinas-dinas, Lurah, dan  Kecamatan, LKMP, RW hingga ke level RT. Jadi kita bersama-sama mengkampanyekan siap vaksin, serta bersama siap menjadi tokoh protokoler kesehatan.”ujarnya di Surabaya, Selasa (19/1).

Ia menambahkan, langkah Pemkot Surabaya yang sudah melakukan gerakan vaksinasi kepada pejabat di Forkompinda di Balai Kota pekan lalu, hal ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi ke masyarakat luas.  

“Kami mengapresiasi Pemkot Surabaya yang melakukan vaksinasi Covid-19 yang didahului oleh Plt Walikota Surabaya, Ketua DPRD dan sebagian anggota dewan, jajaran Polrestabes, dan Kejaksaan.”kata politisi Nasdem Kota Surabaya ini. 

Hari Santoso menerangkan, vaksin dilakukan dua kali, jadi jangan sampai ketika pejabat dan masyarakat paham pentingnya vaksinasi dan siap di vaksin, lalu pemerintah sendiri yang belum siap dosis vaksin nya.  

Karena, kata Hari, sekarang ini kita sedang dihadapi oleh zaman dimana orang-orangnya banyak yang paranoid terhadap Covid-19 ini.

Jadi, tegas Hari Santoso, jangan sampai ketika sosialisasi vaksinasi di kalangan masyarakat sudah berjalan baik, pemerintah nya belum siap, maka marak timbul hoax-hoax yang tidak bertanggung jawab, yang membuat masyarakat kembali tidak percaya pada vaksin Covid-19. 

“Jadi kembali lagi Pemkot Surabaya harus melakukan sosialisasi pentingnya vaksin Covid-19, dengan target memutus mata rantai virus pandemi Covid-19.“ungkapnya. Alq