Dharma Wanita Persatuan BKKBN Jatim Berbagi Santunan Anak Yatim

Pemberian santunan kepada anak yatim dan keluarga di ruang Lestari kantor Perwakilan BKKBNJ Jatim, Jalan Airlangga no.31-32, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (25/11/2020). SP/Patrik Cahyo

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 1442 Hijriyah dan pemberian santunan kepada anak yatim dan keluarga di ruang Lestari kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Jalan Airlangga no.31-32, Surabaya, Jawa Timur. Rabu (25/11/2020).

Ketua DWP Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melaporkan serta menjelaskan maksud dan tujuan diadakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan pengajian ini merupakan salah satu kegiatan yang digagas oleh Dharma Wanita Persatuan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tujuan untuk meningkatkan peran serta anggota Dharma Wanita Persatuan di lingkungan BKKBN Provinsi Jawa Timur, yang bekerjasama menghimpun dan membina istri dan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dalam membangun citra positif instansi,” jelas bu Dewi Teguh sapaan akrab Ketua DWP Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.

DWP_Beri_Santunan_Patrik_(1)

“Tujuan kegiatan untuk menjalin tali silahturahmi antara DWP dengan karyawan yang ada di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, mengisi momentum besar Maulid Nabi Muhammad SAW dengan kegiatan yang bermanfaat, memupuk solidaritas, keaktifan, kreativitas dan terjalin kerja sama satu sama lain antar anggota DWP Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur,” ungkap beliau.

“Acara Maulid Nabi sebagai momentum mengungkap kembali dan mengingat kembali perjalanan Nabi Muhammad SAW dan perjuangan beliau untuk umatnya, dan hal itu harus kita tiru dan teladani sebagai umat beliau. Adanya perubahan sosial dulu ada majikan perbudakan hal itu tidak ada lagi, dengan kelahiran beliau akidah berubah, dulu orang menyembah berhala sekarang hampir tidak ada, kebenaran dan keadilan bisa diambil dalam musyawarah mufakat,” urai Bu Dewi.

DWP_Beri_Santunan_Patrik_(2)_1

Pak Teguh, sapaan akrab Kaper BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya disaat membuka acara Maulid Nabi Muhammad SAW mengatakan virus Corona masih ada maka jaga diri sendiri, jaga keluarga melaksanakan protokol kesehatan dan hidup bersih yang sehat.

“Islam mengajarkan hidup bersih, saya kutip HR. Tirmizi, bahwa dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan. Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan,” urai pak Teguh.

“Pandemi sebagai renungan kita semua, disisi lain sebagai musibah disisi lain pasti ada kebaikan. Di masa padebluk perlu adaptasi kebiasaan baru, di Jawa Timur cukup dinamis makanya kita harus ikuti anjuran pemerintah,” pesan pak Teguh.

“Saya ucapkan terimakasih setinggi tinggi kepada DWP mempunyai inisiatif dan didukungan komponen BKKBN Jawa Timur dan para pengurus masjid As-Sakinah sehingga acara bisa lancar. Dengan mitra Baznaz Jawa Timur, Dewan Masjid Jawa Timur, Perkumpulan Juang Kencana Jawa Timur, BNI, dan para media saya ucapkan terimakasih membackup program Bangga Kencana dengan baik,” pungkas pak Teguh.

DWP_Beri_Santunan_Patrik_(4)

Acara dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada 10 anak yatim berupa sajadah dan sarung bagi anak laki dan sajadah serta Mukenah bagi anak perempuan. Dan juga pembagian santunan kepada 20 keluarga di Jawa Timur.

Acara Maulid Nabi di kantor BKKBN Provinsi Jawa Timur diisi juga dengan Tausiah bertema, “Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW, Menebar Cinta, Menjalin Ukhuwah,” yang disampaikan oleh Ustadz M. Junaidi Sahal, pengasuh Motivasi Al-Quran di Radio Suara Muslim Surabaya.

“Bergembiralah dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam surah Yunus 58: Katakanlah (Muhammad) Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan. Rahmat Allah satu-satunya adalah Nabi Muhammad SAW,” terang Ustadz M. Junaidi Sahal. Pat