Diduga Ada Permainan dengan Pihak Bank, Beberapa SOPD Sumenep Terima Hadiah Mobil

Mobil Innova venture milik salah satu pejabat SOPD kab. Sumenep, merupakan hadiah dari Bank BPRS kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman

SURABAYA PAGI SUMENEP - Tentu sangat mengejutkan publik, hadiah dari Bank BPRS berupa mobil mewah ratusan juta itu tidak hanya dimiliki Sekda Kab. Sumenep, melainkan sebagian SOPD juga menerimanya. Banyak desas desus pemberitaan di lingkungan pemerintahan (Pemkab) Sumenep, semakin menggelitik publik. Maka dari itu, berikut hasil investigasi dan ulasan wartawan Surabaya pagi.

Berdasarkan Informasi yang diterima wartawan Surabaya pagi, dari sumber yang dapat dipercaya, jika SOPD penerima hadiah mobil tersebut dari berbagai SOPD yang berbeda diantaranya , Mantan Bupati Sumenep, Busyro Kariem,  Ir. Edy Rasiyadi M.Si (Sekdakab. Sumenep). 

Sementara SOPD lainnya dengan inisial,  (RY) DPPKAD (M) dari BKPSDM dan E Dinas Pendidikan. Saya belum mengetahui secara pasti maksud dari hadiah dari Bank BPRS Kab.Sumenep, kepada sejumlah SOPD yang ada di lingkungan pemerintah kab. Sumenep

Dari Informasi yang dihimpun, pemberian hadiah Mobil tersebut adalah berkaitan dengan jabatan Bupati dan Sekda Kab. Sumenep sebagai Komisaris utama Bank  BPRS, jika itu mungkin saya bisa memaklumi, tapi untuk SOPD yang lain yang juga menerima hadiah tersebut.

Saya sebenarnya ingin mengetahui perihal tersebut, sebab publik bertanya-tanya terkait pemberian Bank BPRS terhadap sejumlah SOPD yang dinilai cukup fantastis itu, dari sejumlah pemberitaan yang mengatakan jika bahwa, dalam APBD tahun 2021 ada pendapatan daerah dari belanja dan pembiayaan yang menyebutkan, ada belanja tambahan penghasilan ASN sebesar Rp, 104.379.646.902.

Jumlah dana tambahan penghasilan PNS se- Kabupaten Sumenep ini disimpan di Bank BPRS Sumekar dan bagi ASN diinstruksikan buka buku rekening milik Bank BUMD tersebut.

Namun tetap saja hadiah mobil ke sejumlah SOPD tersebut menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat, tidak seharusnya mereka mendapatkan keuntungan dari bagi hasil program atau pun kesejahteraan lainnya, sebab jika bersumber dari dana APBD seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat kab. Sumenep bukan person.

Saya akan cari kebenaran faktanya agar ada titik temu, terkait mobil Innova venture milik sejumlah SOPD yang diduga pemberian dari Bank BPRS, bahkan tidak hanya itu saja melainkan dugaan penyalahgunaan anggaran dana covid senilai Rp. 3,5 Miliar untuk 8 SOPD yang ada di Kab. Sumenep. ar