Diduga Korsleting Listrik Rumah Warga di Blitar Terbakar

Api membakar rumah milik salah seorang warga di Blitar. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga Jalan Opak Kelurahan/Kecamatan  Sukorejo Kota Blitar, pada Minggu (30/5) siang sekitar pukul 12.00 WIB dikejutkan kobaran api membakar rumah Antonius Haribowo Yugoharto  (61). Dengan cepat api berkobar, dengan bantuan se adanya warga setempat memadamkan api, untuk mencegah api tidak menjalar ke rumah lain.

Besarnya api membuat perabotan rumah serta beberapa hiasan di dinding dengan cepat hangus.

Menurut pihak Polsek Sukorejo seperti yang disampaikan Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono SH, membenarkan rumah milik Antonius diduga api berasal dari meteran listrik karena adanya konsleting listrik pada kabel yang terbuat dari plastik dengan posisi menempel di plafon rumah yang terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar.

Setelah dilakukan pemadaman oleh Damkar dengan 3 unit Pemadam, api dapat dikendalikan hampir 2 jamlamanya.  Akibat dari kebakaran itu korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah, dengan kondisi rumah hangus terbakar dan perabotan termasuk surat surat penting lainya, termasuk atap rumah dan seluruh perabotan rumah juga terbakar. 

Sesuai hasil keterangan di TKP seperti yang disampaikan Kompol Slamet Pujiono dari keterangan korban, saat itu dirinya bersama anggota keluarga lainnya sedang berada dirumah, tidak beberapa lama korban mencium ada bau barang yang terbakar, setelah dicek ternyata atap rumah korban telah terbakar, mengetahui situasi api yang membumbung tinggi, korban langsung berteriak meminta tolong, dengan cepat warga sekitar berusaha membantu pemadaman sebelum Unit Damkar tiba.

"Saya tau api sudah besar di atap rumah pak Antonius, dengan cepat kita dan tetangga berusaha memadamkan dengan alat seadanya, agar tidak merembet," ujar Satrio tetangga Antonius.

Walau api sudah padam, warga sekitar berusaha menyirami dengan air untuk membasahi sekitar rumah Antonius.

"Untuk korban jiwa Alhamdulilah nihil, untuk kerugian materiil korban alami kerugian sekitar puluhan juta rupiah," pungkas Kompol Slamet Pujiono di TKP. Les