Dikira Bangkai Kucing, Jasad Bayi Mengambang di Kali Kampung Malang

Warga menemukan jasad bayi yang mengambang dan mengeluarkan bau busuk. Awalnya sumber bau dikira bangkai kucing namun saat dipastikan ternyata jasad bayi. SP/Septyan

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya, - Warga Kampung Malang Utara V, Tegalsari Surabaya dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad bayi yang mengambang di sungai belakang perkampungan, Minggu (30/8) sore. Jasad bayi pertama kali diketemukan oleh Ari, salah satu warga sekitar.

Saat itu, Ari yang hendak menaruh keset basah melihat kerumunan lalat dan mencium bau busuk. Ia pun menduga sumbernya adalah bangkai kucing. Lantas ia memanggil sang suami untuk memastikan.

Usai suami datang, ia pun lantas mengambil kayu panjang agar bangkainya tak terdampar dan bikin bau. Kaget bukan kepalang, sang suami teriak jika dirinya melihat ada bangkai bayi.

"Pas dihentikan mayatnya sudah mengeluarkan bau, membengkak dan dikerubungi lalat hijau," ujarnya.

Usai dipastikan itu bener-benar mayat bayi, warga pun lantas berkerumun untuk melihat. Bahkan warga masih berkerumun meski petugas kepolisian dari tim Inafis melakukan identifikasi. Menurut data yang ada, mayat bayi masih ada tali pusarnya sepanjang 20 cm lebih. Sedangkan ari-ari tak nampak terlihat di sekelilingnya. 

"Gak ada ari-arinya. Tapi kulit yang menempel sudah banyak mengelupas. Bahkan tali pusar sudah hampir putus, kayak banyak bekas gigitan ikan mungkin," jelas warga sekitar.

Sementara itu pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu Made Sutanaya mengaku masih menyelidiki kasus ini. Pihaknya menunggu hasil labfor yang diduga menemukan bekas darah ibu usai melahirkan di bagian tubuh mayat. "Masih kita selidiki," ujarnya singkat. tyn