Diputus Pacar, Pemuda Ngamuk di Warkop

Warga sekitar mendatangi warkop tempat pelaku mengamuk dan menganiaya pengunjung.

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Warung kopi (warkop) kawasan Banjarpo, Desa Banjarbendo, Sidoarjo mendadak heboh pada Kamis (25/3) malam. Pasalnya, seorang pemuda mengamuk dan membuat onar di lokasi.

Pemuda yang mengamuk diketahui bernama Henry Deny Lethulur (24) yang tinggal di Kos Perum Sidokare Indah Sidoarjo.

Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Anggono Jaya mengatakan, Henry diduga mengamuk lantaran diputus pacar.

Ia pun menjelaskan kronologi kejadian peristiwa itu. Awalnya pelaku mendatangi warkop yonkou di Dusun Banjarpo dengan maksud untuk menemui Gloria Virginia (21).

“Pelaku ini datang ke warkop untuk memastikan hubungannya dengan pacarnya (gloria.red),” kata Kompol Anggono Jaya Kapolsek Sidoarjo Kota.

Setelah menanyakan kepada Gloria, ternyata Gloria memutuskan hubungan. Mendengar putusan itu, pria yang tinggal Perum Sidokare Indah, Sidoarjo tersebut tidak terima dan marah. “Mengambil botol lalu di lempar ke Gloria,” terangnya.

Mendengar cek-cok, salah satu pengunjung warkop datang melerainya. Namun membuat Henry bertambah marah dan mengancam akan kembali bersama teman-temannya. “Malah diancam sama pelaku,” ucapnya.

Tak berselang lama, pelaku datang kembali bersama teman-temannya dan menganiaya tiga pengunjung yang ada di warkop tersebut.

Ketiga korbannya di antaranya, Jeky Oktavianus Baha Pereira (23), Dean Vicky Pratama, (24), dan Ayatullah Ali Akbar (20). Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka-luka.

"Korban Jeky mengalami luka di bagian kepala akibat dilempar batu bata merah, korban Dean Vicky mengalami luka dibagian punggung kiri dan dahi, sedangkan korban Ali Akbar mengalami luka di bagian dada sebelah kiri,” ujarnya.

Beruntung petugas kepolisian segera tiba di lokasi setelah mendapat laporan, sehingga Henry dan kawan-kawan nya diamankan. “Para korban di larikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan,” pungkas Anggono.

"Saat ini pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Kota Sidoarjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," imbuhnya.