Dispemasdes Sebut, Materi SMP Yang akan Diujikan Bagi Calon Kades

Kasi penataan dan penyelenggaraan pemerintahan desa dispermasdes, Bukasan. SP/Dik

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) menyebut, materi SMP akan diujikan kepada calon kepala Desa (Kades), yang akan bertarung dalam Pilkades di Jember ini. 

Namun, ujian tersebut diperuntukan bagi Desa yang memiliki calon lebih dari lima orang, dan masing-masing lolos verifikasi dokumen, sehingga perlu ada seleksi lanjutan. 

"Soalnya pengetahuan umum, tingkat kesulitannya level Sekolah Menengah Pertama (SMP, " ujar Kasi Penataan dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dispemasdes Jember  Bukasan, Jumat (25/6/2021) saat dikonfirmasi di ruangnya. 

Menurutnya, ujian tertulis tersebut berupa pilihan ganda, dengan 100 soal. Selain itu, pengujian akan dilakukan oleh pihak kabupaten. 

"Pada 15 Juli 2021, di Aula PB. Sudirman, " tambah Bukasan. 

Lebih lanjut, Bukasan menjelaskan kelolosan calon nantinya, akan ditentukan berdasarkan peringkat, sehingga bagi peserta yang nilainya  rendah otomatis gugur. 

"Jadi kita ujian, soal seratus selesai, orangnya tidak usah kemana-mana,  langsung ditentukan, jadi langsung kelihatan oh aku olehe nilaine sak mene, sak mene, " imbuhnya

Mengingat, sambung Bukasan  bahwa aturan dalam  Pilkades kali ini, bakalan calonnya paling sedikit dua orang, sementara paling banyak lima. 

" Lebih dari itu, akan dilakukan ujian tulis, dari laporan evaluasi terakhir ada 12 Desa yang lebih dari lima calon, "bebernya

"Desa Ambulu (Kecamatan Ambulu), Mayangan (Gumukmas), Langkap, (Bangsalsari),Tugusari (Bangsalsari), Gambirono (Bangsalsari) Slanteng (Ledokombo), Mayang (Mayang) , Karangpring (Sokorambi), Sumberdanti (Sukowono), Gelang (Sumberbaru) Ampel (Wuluhan), Kesilir (Wuluhan), "benernya

Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember Alfan Yusfi mengatakan bahwa tes tulis tersebut sebaiknya juga diisi persoalan di masyarakat desa, sehingga kualitas colon benar-benar teruji. 

" Tentunya kepentingan warganya, meskipun mereka dari lulusan SMP, saya rasa tidak sulit menjawabnya, " tanggapnya

Karena, lanjut Alfan, seorang calon Kepala desa harus mampu mengayomi dan memberikan solusi di setiap permasalahan yang dialami warganya, sehingga dari tes itulah kualitas kepemimpinannya juga teruji. 

" Bukan melalui cara pragmatis,  calon yang tepat nantinya, bukan karena memberikan sesuatu ke masyarakat dengan tiba-tiba, " tandasnya. dik