Dorong Percepatan Vaksinasi, Lantamal V Kerahkan 334 Prajurit AL

Prajurit TNI AL saat melaksanakan program vaksinasi..SP/SAMMY MANTOLAS

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V mengerahkan 334 prajurit AL dari berbagai kesatuan maupun tenaga kesehatan (Nakes) guna mendorong percepatan vaksinasi secara nasional khususnya di Jawa Timur (Jatim).

Prajurit AL dan nakes ini berasal dari Dinas Kesehatan Lantamal V dan Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) dr. Oepomo serta para personel Prajurit dan PNS Lantamal V.

"Ini sekaligus sebagai implementasi dari sinergitas TNI-Polri dalam mendukung program vaksinasi khususnya di wilayah Jawa Timur", Ujar Asops Danlantamal V, Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni, S.E, Jumat (19/03/2021).

Sebagai informasi, saat ini Jatim berada pada posisi pertama dalam program vaksinasi nasional yang dilakukan oleh pemerintah. Kurang lebih sekitar 1.176.136 orang yang telah divaksin di wilayah Jatim.

Sementara Jawa Tengah (Jateng) Jawa Barat dan DKI Jakarta secara berurutan berada pada posisi ke-2, ke-3 dan ke-4. Secara jumlah jiwa yang telah divaksin di Jateng sebanyak 1.020.588, Jabar sebanyak 780.990 dan DKI Jakarta sebanyak 781.716 orang.

"Jadi keikutsertaan kami adalah untuk mendukung program vaksinasi nasional (...) jajaran Lantamal V telah menyiapkan 204 prajurit dan puluhan tenaga kesehatan untuk ikut serta dan terlibat secara langsung," kata Kepala Dinas Kesehatan Lantamal V Kolonel Laut (K) dr. Danny Danandjaja, M. Kes.

"Sedangkan secara keseluruhan TNI AL mengerahkan 334 prajurit dari berbagai satuan di wilayah Surabaya dalam Vaksinasi Nasional ini," katanya

Keikutsertaan prajurit dan nakes kata dr. Danny sangat penting. Mengingat, target pemerintah dalam mencapai herd immunity atau kekebalan massal adalah pada Maret 2022 mendatang. 

Untuk mencapai herd immunity paling tidak 75% warga Indonesia harus divaksin. Jumlah ini setara dengan 181.554.465 orang.

"Maka dosis vaksin Corona yang diberikan ke masyarakat minimal harus 1 juta dosis per harinya," katanya

Bila melihat prosedur penyuntikan dosis vaksin sebanyak dua kali per satu orang, maka total dosis vaksin yang diberikan adalah 363.108.930 dosis.

"Jadi keikutsertaan nakes dan TNI AL sekarang ini dalam rangka mendukung program pemerintah," pungkasnya.sem