DPD dan DPC Demokrat se-Jatim Ikrar Dukung AHY Didepan Notaris

DPD Partai Demokrat Jawa Timur dan 38 DPC Partai Demokrat seluruh Jatim menunjukkan kesolidan dibawah komando Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .SP/ RIKO ABDIONO.

SURABAYAPAGI, Surabaya - DPD Partai Demokrat Jawa Timur dan 38 DPC Partai Demokrat seluruh Jatim menunjukkan kesolidan dibawah komando Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam bentuk akta notaris. Hal ini dilakukan sebagai  penguatan dan penegasan tidak terpengaruh dengan adanya Demokrat hasil KLB yang dipimpin Moeldoko.

"Iya ini bentuk penegasan lagi terhadap apa yang sudah dibuat sebelumnya. Jadi ini semua memang merupakan bentuk dari keseriusan dan keteguhan hati dari para DPC selaku pemegang suara sah untuk memberikan landasan yang kuat terhadap keabsahan, terhadap kepengurusan yang sekarang dan bahwa ada penolakan terhadap kegiatan yang dinamakan KLB," kata Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak usai penandatanganan di kantor DPD PD Jatim, Surabaya kemarin.

Emil juga memastikan, salah satu poin dalam akta pernyataan tersebut yakni, ada penegasan untuk menolak kegiatan yang diklaim kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang beberapa waktu yang lalu. Sebab, kegiatan tersebut digelar dengan cara-cara yang ilegal dan tidak memenuhi syarat, seperti tidak diikuti dua per tiga DPD dan satu per dua DPC sebagai pemilik suara yang sah, serta izin Ketua Majelis Tinggi.

"Memang secara redaksional menyebut persis penolakan terhadap kegiatan yang telah terjadi (KLB). Jadi, ini continuation (kelanjutan) dari apa yang sudah ada sebelumnya (dukungan tertulis)," jelas Emil.

Selain melakukan penandatangan, lanjut Emil, para ketua DPC juga melakukan ikrar dukungan kepada AHY. Kehadiran para DPC ini kata Emil, menjadi bukti tak terbantahkan kalau Jawa Timur solid serta satu komando dibawah AHY.

"Ini kita kumpul secara fisik pertama kali, artinya hadir bersama di kantor DPD untuk menyampaikan kebulatan tekad pasca kegiatan di Deli Serdang, bahwa kita masih solid di bawah kepengurusan yang sah kepemimpinan hasil kongres 2020 yaitu pak Agus Harimurti Yudhoyono," jelasnya.

Hal senada juga diutarakan Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Bayu Airlangga. Menurut dia, hadirnya para Ketua DPC ini secara otomatis mementahkan isu atau fitnah keterlibatan DPC dari Jatim di KLB. Sebab, kata Bayu, belakangan ini banyak kabar miring tentang keterlibatan DPC di KLB.

"Ini adalah bentuk keseriusan kami, dan juga agar menghindari fitnah, karena selama ini banyak bertebaran isu dari kubu KLB atau kelompok pak Moeldoko bahwa Jawa Timur banyak yang mengikuti kegiatan KLB di Deli Serdang, nah ini kami buktikan, nyata-nyata pemilik suara sah tunduk patuh dan loyal kepada kepemimpinan mas AHY," tegas Bayu.

Oleh karena itu, Bayu lantas mempertanyakan siapa pengurus yang diklaim terlibat KLB, sebab, berdasarkan data yang dimiliki, para DPC sangat solid.

"Kader yang dimaksud ikut KLB itu siapa? Jadi selama ini memang banyak berita tidak betul atau seliweran fitnah, dan malam ini kita buktikan bahwa Jawa Timur solid. Hari ini kan mereka mau tandatangan akta notaris, itu saya kira sangat cukup," pungkas pria yang juga menantu Pakde Karwo itu.

Dalam acara yang digelar di DPD Partai Demokrat Jatim,  para Ketua DPC se-Jatim secara bergiliran menandatangani akta pernyataan yang memuat sejumlah poin, diantaranya, setia kepada AHY, tidak pernah membuat atau menandatangani surat kuasa, mandat, penugasan dan atau apapun terkait dengan pelimpahan hak suara untuk mewakili para ketua DPC. Dan jika ada oknum yang menghadiri KLB dengan mengatasnamakan para ketua DPC, maka perbuatan tersebut dapat dituntut secara hukum. rko