DPRD Jelaskan Manfaat Penyertaan Modal Perumda Giri Tirta

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir didampingi Faqih Usman, Syaikhu Busyiri dan M Hamzah Takim saat menerima perwakilan aksi unjuk rasa. SP

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ketua DPRD Kabupaten Gresik H Much Abdul Qodir  menegaskan bahwa persetujuan DPRD terhadap pengesahan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal Perumda Giri Tirta justru untuk menyelamatkan perusahaan milik Pemkab Gresik tersebut.

Hal itu disampaikan Abdul Qodir saat menerima perwakilan aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan Gerakan Air untuk Rakyat, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Dewan, Senin (18/10/2021).

Sebelumnya, perwakilan pendemo memprotes langkah para wakil rakyat yang telah menyetujui penyertaan modal bagi Perumda Giri Tirta, yang dulu bernama PDAM Gresik sebesar Rp 113 miliar. 

"Belum lagi tuntas pertanggungjawaban penyertaan modal Rp 20 miliar pada APBD sebelumnya, kini permintaan penambahan modal yang jumlahnya lebih besar kembali dikabulkan, apakah tidak melukai hati rakyat," teriak salah satu orator aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD.

Justru dengan tidak disetujuinya penambahan modal baru, kata Ketua Dewan Abdul Qodir, Perumda Giri Tirta akan semakin mengalami kerugian besar karena jaringan pipa yang sudah tidak layak secara ekonomis akan mengalami kebocoran dimana-mana. Sehingga perlu penggantian pipa dan dana besar.

"Dana penyertaan modal yang sudah disetujui sebesar Rp 113 miliar itu sebagian besar nanti akan dianggarkan untuk mengganti jaringan pipa yang sudah tua dan sekaligus menambah besaran diameter pipa," ucap Abdul Qodir yang juga didampingi mantan anggota pansus ranperda penyerahan modal Perumda Giri Tirta, yakni Faqih Usman, Syaikhu Busyiri dan Hamzah Takim.

Menurut Faqih Usman, sumber pendanaan penyertaan modal bagi Perumda Giri Tirta tidak semata dari APBD Gresik. Tapi skemanya berasal dari APBD, APBN dan pinjaman dari program ekonomi nasional (PEN).

"Komposisinya sebesar Rp 22 miliar dari APBD, Rp 33 miliar dari alokasi APBN, dan sebesar Rp 66 miliar akan berasal dari pinjaman PEN," ungkapnya. 

Sebagai bentuk pengawasan, dana penyertaan modal yang sudah disepakati tidak akan diserahkan ke Perumda Giri Tirta seperti sebelumnya, melainkan akan diserahkan ke pihak Dinas PU untuk mengerjakan semua proyek termasuk pemasangan dan penggantian jaringan pipa ke pelanggan.