Dua Geng Pemuda, Nyaris Tawuran di Pasar Keputran

Suasana tawuran di area Pasar Keputran Surabaya yang terekam dalam video viral di beberapa medsos, Jumat kemarin. SP/Tangkap layar

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi tawuran antar geng nyaris terjadi di area Pasar Keputran Surabaya. Bahkan video sejumlah pemuda yang menenteng senjata tajam diduga hendak tawuran tersebut viral di medsos.

Hingga pukul 18.23 Wib, Jumat (4/6/2021), video berdurasi 25 detik yang diunggah salah satu akun Instagram itu telah ditonton 58.198 kali dan mendapat 201 komentar.

"Video viral gerombolan remaja dengan membawa senjata tajam yang membahayakan di sekitar jembatan dekat Pasar Keputran Surabaya," tulis akun Instagram smart.gram itu.

Dalam video itu tampak sejumlah pemuda berlarian dengan membawa senjata tajam jenis celurit berukuran besar. Mereka berlari di atas jembatan di Jalan Sulawesi yang di sekitarnya terdapat lapak pedagang. "Ayo sini-sini, ayoo," teriak salah satu remaja dalam video itu.

Aksi tawuran antar geng itu banyak mengundang komentar negatif warganet, yang menyebut aksi para bocil itu bisa bikin nama Surabaya jadi jelek. Warganet juga menilai bahwa para remaja itu sok jadi dan bila ditangkap polisi, pasti menangis.

 

2 Pelaku Ditangkap

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan kejadian tersebut terjadi di Kota Surabaya. Oki menegaskan, pihaknya sudah membekuk beberapa pelaku yang diduga terlibat dalam tawuran antarpemuda itu. "Pelaku sudah kami amankan. Kini sedang pemeriksaan," kata Oki saat dikonfirmasi, Jumat (4/6/2021).  

Sedangkan Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan, peristiwa terjadi di jembatan sekitar Pasar Keputran Surabaya pada Selasa (2/6/2021) malam.  "Kejadiannya Selasa malam, kami amankan kemarin malam (Kamis), setelah mendapatkan laporan dari masyarakat," kata Agung.

Dari hasil pemeriksaan, kelompok remaja tersebut hendak melakukan tawuran antargeng. Namun, aksi mereka dapat dibubarkan setelah diketahui banyak orang.

"Mau tawuran, tapi nggak jadi, karena banyak warga di sana. Karena itu pasar, banyak warga, akhirnya mereka mundur," ucap Agung.

Agung menambahkan, sekelompok pemuda dalam video tersebut tergabung dalam Geng Allstar dan Geng Guguk yang selama ini sering terlibat tawuran di Surabaya.  "Dari Allstar, hendak tawuran dengan Geng Guguk," tutur Agung.

Polisi masih menyelidiki kasus tawuran tersebut. Polisi memeriksa sejumlah pelaku dan saksi untuk mengungkap motif di balik insiden tawuran antar kelompok itu. ang/cr3/ham