Dugaan APE PAUD Fiktif, Syahrul Gunawan Diminta Lengkapi Bukti

Syahrul Gunawan.

SURABAYAPAGI, Sumenep – Syahrul Gunawan, aktivis Sumenep Independen (SI) yang melaporkan dugaan Pengadaan Alat Peraga Edukasi (APE) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) fiktif diminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk melengkapi barang bukti.

Permintaan itu disampaikan Kejari Sumenep melalui surat resmi bernomor B-195/O.5.34/Dsp.S/05/2020, yang ditujukan kepada Direktur Sumenep Independen, Syahrul Gunawan.

Saat dikonfirmasi, Syahrul Gunawan membenarkan jika dirinya diminta Kejari untuk melengkapi bukti-bukti atas dugaan pengadaan APE PAUD fiktif, yang dilaporkan dirinya beberapa waktu lalu.

“Iya benar, surat itu (permintaan melengkapi bukti dugaan APE PAUD fiktif) sudah saya terima dari Kejari Sumenep.” Kata Syahrul, Kamis (14/5/2020).

Menurut Syahrul, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi Kejari untuk melengkapi bukti-bukti tersebut sesuai permintaan pihak Kejari Sumenep.

“Memang waktu laporan kemarin, kami belum melengkapi bukti-bukti awal. Tapi, sesegera mungkin akan kami lengkapi bukti-bukti itu,” tegas aktivis asal Kepulauan Giliraja ini.

Sebelumnya, Aktivis Sumenep Independen melaporkan kasus dugaan APE PAUD fiktif ke Kejari Sumenep pada Senin (20/4/2020) lalu. Dalam laporannya, SI menduga terdapat sejumlah kejanggalan dalam pengadaan APE PAUD di Dinas Pendidikan 2019. Salah satunya, SPJ lembaga sudah diserahkan, namun barang tidak sampai ke lembaga. Padahal, lembaga sudah mentransfer uang ke pihak ketiga. (haz)