Dukung Machfud Arifin Jadi Walikota, UKM Surabaya Siap Bergerak

Lita Machfud Arifin. SP/ALQ

SURABAYA PAGI, Surabaya - Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) mendeklarasikan diri membentuk UKM Surabaya Maju untuk mendukung Irjen Pol (purn) Machfud Arifin menjadi Wali Kota Surabaya. Para pelaku UKM ini yakin mantan Kapolda Jatim itu mampu memajukan UKM di Kota Pahlawan. 

Ketua UKM Surabaya Maju, Rachmawati memandang, Machfud Arifin merupakan sosok yang sarat pengalaman sebagai seorang pemimpin. Mantan Kapolda Jatim ini benar-benar bisa memprioritaskan kesejahteraan warga Surabaya. Apalagi program-programnya untuk peningkatan UKM juga bagus.

"Ditambah lagi sosok sang istri Lita Machfud Arifin yang sangat paham dengan UKM, dan itu menjadi daya tarik tersediri bagi pelaku UKM di Surabaya, untuk itu dibentuklah UKM Surabaya Maju dan langsung mendeklarasikan dukungan kepada Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin," ujarnya.

Perempuan yang akrap disapa Cicim ini mengatakan, selama ini UKM di Surabaya seperti katak dalam tempurung. Dimana pengembangan UKM hanya berputar di Surabaya. Sehingga, di tengah pandemi covid-19, kondisi pelaku UKM tepuruk. 

"Dari latar belakang itu, dan rasa ingin adanya perubahan yang lebih maju, UKM Surabaya Maju ini menaruh rasa optimis kepada Machfud Arifin mampu membawa UKM di Surabaya lebih maju dan lebih berkembang lagi," yakinnya.

Cicim optimis, keberadaan Lita sebagai istri Machfud Arifin mampu memberikan masukan yang luar biasa kepada Machfud Arifin, sehingga mampu membawa UKM di Surabaya lebih maju, lebih berdaya saing, dan berkembang hingga skala internasional. 

Menurutnya, Machfud Arifin merupakan sosok yang sangat diidamkan oleh warga Surabaya, terutama para pelaku UKM. Pasalnya, track record kesuksesan kepemimpinan Machfud Arifin sudah teruji dan terbukti saat menjadi Kapolda di tiga provinsi. 

“Kita menantikan perubahan, kita tidak mau jadi katak dalam tempurung, kita mau berkembang. Dan dari UKM Surabaya Maju siap bergerak hingga tingkat ranting untuk menjadikan Machfud Arifin sebagai Wali Kota Surabaya,“ tegasnya. 

Dirinya bersama ratusan anggota UKM Surabaya Maju yang tersebar di 31 Kecamatan se-Surabaya siap bergerak memenangkan Machfud Arifin dalam Pilwali Surabaya 2020.  “Kita akan menggerakan ranting UKM Surabaya Maju di  31 kecamatan di Surabaya untuk mensosialisasikan dan meminta seluruh warga Surabaya memilih Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya,” tukasnya.

Sementara itu, Lita Machfud Arifin menyampaikan, UKM merupakan tiang ekonomi kerakyatan yang harus digenjot  demi kesejahteran warga Surabaya. Terutama di tengah lesunya ekonomi global akibat pandemi covid-19. 

Istri Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin ini menuturkan, sejauh ini UKM di Surabaya belum medapatkan setuhan yang serius. Banyak problem dan tantangan ke depan yang harus dijawab oleh pegiat usaha kecil menengah. 

Karenanya, lanjut Lita, kehadiran pemerintah dalam memajukan UKM di Surabaya sangat dibutuhkan. Sebagai calon wali kota Surabaya, Machfud Arifin sudah menyiapkan formula untuk memajukan UKM di Surabaya agar lebih berdaya saing.

“UKM ini merupakan pangkal kesejahteraan masyarakat. Karenanya harus dimajukan dan harus dibantu. Jangan langsung dilepas, mereka itu dibimbing terus hingga sukses,” kata perempuan yang sudah lebih dari 30 tahun mendampingi Machfud Arifin ini.

Pengurus Pusat Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini menegaskan, kemajuan UKM di Surabaya merupakan program prioritas Machfud Arifin. Meski saat ini UKM di Surabaya sudah bagus, namun perlu dikembangkan lagi.  

“UKM di Surabaya ini sudah cukup bagus cuma kurang disentralkan disatu tempat sehingga para wisatawan baik domestik maupun internasional masih kesulitan untuk mencari sesuatu yang khas, itu sangat susah karena di Surabaya ini belum ada Ikon atau sentral-sentral dari produk-produk UKM yang menjadi ciri khas asli Surabaya,” ungkap ibu empat anak ini. 

Lita mengatakan, di Surabaya banyak produk kerajinan dan UKM. Sayangnya, tidak pernah disentralkan di satu tempat sehingga sulit ditemukan. Padahal, sentralisasi produk itu sangat perlu untuk memudahkan konsumen mencari dan membeli produk. 

Kedepannya, kata Lita, dirinya akan lebih fokus kepada pengembangan UKM di Surabaya. Mulai dari pelatihan, pendampingan, dan pemodalan untuk UKM. Mereka sangat butuh bantuan modal untuk mengembangkan usaha, selain itu mereka perlu memperluas jaringan pemasarannya. 

"Kita akan melakukan pameran-pameran di luar daerah sehingga UKM di Surabaya ini tidak hanya di dalam kota saja, tapi juga bisa berkembang baik di skala nasional bahkan internasional,” tandasnya.Alq