Eksis Tekuni Bisnis Jasa Gambar Karikatur Wajah

Mochammad Abdul Rochim yang sedang membuat karikatur. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Saat ini minat karikatur wajah melalui sketsa tangan masih terbilang tinggi walaupun juga banyak jasa gambar melalui digital. Membuat karikatur merupakan bagian dari hobi Mochammad Abdul Rochim. Bahkan, berkat kreativitas dan kecakapan menggoreskan pensil ke kertas dirinya dapat mengubah hobinya menjadi ladang bisnis yang bagus.

Bakat menggambarnya tersebut ia asah dan tekuni saat duduk dibangku sekolah dasar. Meski kala itu, hasilnya belum sempurna karena dipelajari secara otodidak. Namun, seiring berjalannya waktu, mencoba bangkit dengan memperbaiki  teknik-teknik menggambar realis. Bahkan,  juga mencoba mengembangkan diri pada seni kaligrafi.

Hingga akhirnya, saat duduk di bangku kuliah ini dia tertarik membuat karikatur. Meski diakuinya mengambil peluang bisnis di bidang tersebut tidaklah mudah. Seolah ada tembok besar yang menunjukkan jasa gambar digital yang kini sudah menjamur tak dapat disaingi.

Namun, dengan memberikan detail pada sketsanya diyakini dapat menarik pelanggan untuk memesan karyanya.  "Kalau pakai sketsa tangan, detail dari lekuk karakter wajah lebih terlihat apik. Ternyata benar, banyak yang menyukainya," katanya.

Lantas saat-saat momen wisuda, dia seolah panen. Banyak yang mempercayakan jasa gambarnya. Mereka ingin memberikan kado yang unik dan lebih berkesan. Tak hanya itu saja, kado berupa karikatur ini juga dinilai lebih bernilai seni karena digambar secara manual.

"Namun karena pandemi ini, pemesan jauh berkurang. Jika biasanya ada 10 pemesan, kini hanya mentok lima pemesan saja. Itupun juga biasanya dipesan untuk kado ulang tahun, ucapan wedding dan lainnya," tuturnya, Senin (21/6/2021).

Meski memakan waktu yang tak sedikit saat menggambarnya, Rochim mengaku, tak merasa keberatan. Ini juga salah satu caranya untuk melepas penat dari rutinitas. Bahkan terang dia, tak mematok harga yang mahal. Yaitu mulai Rp 80 ribu. Tergantung ukuran dan banyaknya wajah.

"Sementara pemesan masih wilayah kota atau kabupaten sekitar sini. Karena saya belum bisa ambil pesanan banyak karena bagi waktu juga. Jikapun terpaksa, biasanya saya berkolaborasi adik, Isnatul Nur Baitin yang juga pembuat sketsa," terangnya.

Disinggung rencana kedepannya, Rochim akan mencoba mengembangkan bakat tersebut dengan mempelajari genre selain realis. Dengan begitu, bisa mengakomodasi seluruh pesanan pemesan. Dsy4