Erick Thohir, Kongsi dengan Kaesang, Berharta Rp 2,3 T

Menteri BUMN Erick Thohir

SURABAYAPAGI, Jakarta - Erick Thohir, Menteri BUMN ini memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Ia tercatat menteri terkaya kedua di Kabinet Indonesia Maju dengan kekayaan sebesar Rp 2.316.600.097.385.

Kekayaan tersebut berdasarkan LHKPN yang disampaikan Erick pada 15 Januari 2020 ketika ia baru menjabat sebagai Menteri BUMN.

Kekayaan mantan bos Inter Milan itu antara lain terdiri dari 30 tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Depok, dan kota-kota lainnya senilai total Rp 242,547 miliar.

Kendati memiliki banyak tanah, kekayaan terbesar Erick berasal dari surat-surat berharga miliknya yang nilainya mencapai Rp 1,699 triliun.

Erick juga dikenal sebagai pengusaha yang bisnisnya sudah menggurita hingga dunia.

Erick sendiri, tak bisa dipungkiri, memang masuk ke dalam salah satu konglomerat di Indonesia. Dia lahir dari keluarga Teddy Thohir, salah satu pemilik grup Astra International. Kakaknya, Garibaldi Thohir, bos Adaro Energy, didapuk sebagai orang terkaya di Indonesia dengan harta triliunan.

 

Kongsi dengan Kaesang

Dikutip Tribunnews dari Tribun Solo, Erick menjadi pemegang saham terbesar ketiga setelah Kaesang dan Kevin di klub sepak bola PSIS Solo.

Erick Thohir diketahui memiliki saham sebesar 20 persen.

Sumber kekayaan Erick terbanyak berasal dari tanah dan bangunan yang tersebar di Depok, Bekasi, Badung, Pasuruan, Bogor, Tangerang, dan Jakarta, yakni berjumlah 30 buah.

Tanah dan bangunan yang memiliki nilai besar berada di Jakarta Selatan, yaitu Rp 60 miliar.

Sementara itu, Erick hanya memiliki empat kendaraan yang terdiri dari satu motor Hinda dan tiga mobil Mercedes.

Mobil miliknya yang paling mahal adalah Mercedez Bens S400L tahun 2016, seharga Rp2,5 miliar.

Selain itu, Menteri Erick memiliki beberapa alat transportasi berupa motor dan mobil senilai Rp3.917.000.000.

Mobil dan motor tersebut adalah Mercedes Benz W108280S tahun 1969, Mercedes Benz S400L tahun 2016, Honda NF125TR tahun 2011, dan Mercedes Benz S Class tahun 2017.Meski demikian, belum ada laporan akurat tentang jumlah pasti kekayaan Erick, baik di data Bloomberg maupun Forbes. Informasi yang tertera di Forbes masih tentang Garibaldi Thohir.

Erick punya banyak sumber kucuran kekayaan saat ini. Sempat meneruskan bisnis orang tua, Hanamasa dan Pronto, kini Erick punya perusahaannya sendiri yaitu Grup Mahaka.

Grup Mahaka terdiri dari Mahaka Advertising, yaitu layanan jasa periklanan yang biasa kita lihat di billboard, jembatan penyeberangan orang dan lainnya.

 

Erick juga pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment.

 

Punya Saham di Republika

Beberapa perusahaannya yang terkenal adalah media Republika hingga radio Gen FM.

Mahaka Advertising merupakan perusahaan yang dimiliki Erick Thohir dan fokus pada layanan jasa periklanan seperti billboard, jembatan penyeberangan orang (JPO), bando jalan, dan neon box. Selain itu, Mahaka Advertising juga biasa menerima jasa iklan menggunakan baliho dan umbul-umbul.

Perusahaan yang berdiri tahun 1994 juga telah bekerja sama sebagai mitra periklanan di stasiun-stasiun MRT Jakarta. Dengan kerja sama tersebut, PT Avabanindo Perkasa bakal menjadi pengelola iklan selama 20 tahun.

2. PT Republika Media Mandiri (Harian Republika dan Republika Online)

Republika merupakan perusahaan media jurnalistik yang berdiri sejak tahun 1992. Media-media yang berada di bawah PT Republika Media Mandiri yaitu Harian Republika dan Republika Online.

Saat ini Republika merupakan media multiplatform dalam bentuk koran, portal berita, newsroom, koran elektronik, majalah digital, media sosial, dan aplikasi digital.

3. PT Danapati Abinaya Ivestama (Jak TV)

Selain media jurnalistik, Erick Thohir juga memiliki Jak TV melalui perusahaannya PT Danapati Abinaya Investama. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2005 ini awalnya dimiliki Jawa Pos Group.

Namun, pada 2010, Jak TV diakuisisi perusahaan Erick Thohir dengan nilai akuisisi mencapai Rp55,5 miliar atau 50 persen saham.

Selain daftar itu, pada tahun 2008, Erick Thohir bersama Anindya Bakrie mendirikan tvOne dan situs berita Vivanews. Pada tahun 2014-2019, Erick Thohir menjabat sebagai Direktur Utama ANTV.

Di kancah internasional, Erick memiliki saham di beberapa klub olahraga, yaitu klub basket NBA Philadelphian 76ers, klub Major League Soccer D.C. United dan klub sepak bola Inter Milan.

Sejak berita tentang bertandangnya Erick Thohir ke Istana dengan kemeja putih, pergerakan saham perusahaannya, PT Mahaka Media Tbk (ABBA) tercatat naik 28,96 persen, mengutip data Bloomberg. n 06, erc, jk