Fraksi PKS Dorong Bansos Segera Disalurkan ke Warga

Bansos dibagikan kepada warga. SP/Alqomar

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sekretaris Fraksi PKS Surabaya Aning Rahmawati turun langsung  memberikan bantuan sembako, vitamin dan APD pada warga yang terdampak maupun isoman. Tidak hanya turun memberikan bantuan, Aning juga melakukan edukasi pada masyarakat. 

Banyak masyarakat yang masih belum memahami pentingnya masker dan cara benar menggunakan masker. Ibu RT yang mengantar untuk keliling bahkan hanya menggunakan masker kain saja, padahal punya masker medis di rumah. 

“Yang lebih menyedihkan lagi adalah warga yang positif covid membuka usaha laundry dan masih buka usaha laundrynya padahal posisi isoman, masker yang digunakan juga masker kain. Hal ini yang bisa lebih memperparah penyebaran covid di Surabaya,” kata Aning.

Dilema memang, karena di satu sisi warga yang dibantu sembako oleh Wakil ketua komisi C DPRD Surabaya ini sedang sakit, disisi lain jika tidak bekerja maka ia tidak bisa untuk menghidupi keluarganya. Disinilah pentingnya bansos dari kementerian pusat perlu untuk segera disalurkan, dengan manajemen yang kuat.

Alumnus ITS ini menyampaikan, Belajar dari pengalaman penyaluran dana bansos tahun 2020. Hendaknya pemkot betul betul menyiapkan data dengan baik, jangan sampai ada data yang dobel, data yang sudah tidak berhak karena meninggal, juga data yang tidak tepat sasaran. 

“Pemkot sudah beberapa kali melakukan survey sekaligus validasi data baik itu melalui RT RW maupun validasi oleh perangkat dinas terkait, sehingga hasil validasi sekaligus pemutakhiran data bisa digunakan untuk penyaluran bansos yang aman, nyaman dan menentramkan warga kota Surabaya,” katanya.

Disamping lanjut Aning kevalidan data perlu diperhatikan juga ketepatan waktu penyaluran. “Masyarakat saat ini sangat membutuhkan banyak yang kehilangan pekerjaan karena efisiensi perusahaan atau kekurangan pendapatan karena aktivitas usaha yang dibatasi,” terangnya.

Disamping bansos dari pemerintah, Aning juga menghimbau masyarakat untuk gotong royong  mengentaskan pandemi. Masyarakat bisa memutus mata rantai penyebaran covid 19 dengan  diam di rumah, sembari aktif melihat kondisi tetangga yang ada disekitar. “Jika membutuhkan bantuan bisa dibantu, jika belum prokes bisa dilakukan edukasi agar terus taat prokes,” terangnya. Alq