Gagal Masuk Universitas, Eril Untung Banyak Lewat Gorengan

Eril saat menggoreng gorengan sekaligus melayani pembeli. SP/ MKS

SURABAYAPAGI.com, Makassar - Sempat tersingkir dan gagal dalam seleksi masuk di salah satu Universitas Negeri, Eril memutuskan menjadi penjual gorengan di Makassar. Dalam satu bulan, ia dapat meraih omzet ratusan juta dengan keuntungan bersih Rp 15 juta.

Eril berjualan gorengan dengan modal pinjaman. Eril meminjam uang Rp 5 juta dari orangtuanya. Ia membuka warung gorengan di Jalan Muh Hatta, Kabupaten Bulukumba. Warungnya semakin ramai ketika video parodi yang diunggahnya viral di media sosial.

"Sebelum corona pendapatan Rp 4 juta per hari, jika dihitung per bulan capai Rp 120 juta, ini masih kotor dan keuntungan bersih Rp 20 juta," ujar dia.

Ketika Covid-19, penghasilannya sempat terdampak. Namun, Eril berhasil melewatinya. Selama masa pandemi ini, Eril masih bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 15 juta per bulan dari usahanya.

Namun usaha itu tak semulus yang ia bayangkan. Eril pun pulang ke Bulukumba dan membuka warung kopi.

"Bekerja di kota ternyata tak lama. Lalu saya memutuskan untuk berhenti dan pulang buka usaha warkop," ujar dia. Sama dengan sebelumnya, usaha warung kopi Eril tak berjalan lancar.

Sebelumya, ia viral lewat sebuah video yang menampilkan Eril makan dan terlihat kebingungan mencari sendok. Padahal sendok itu tertancap pada ketupat yang ia pegang. Ia tak menyangka, video itu membuat warung gorengannya semakin ramai pembeli. Dsy7