Gelar Reses, Katino Dapat Aduan Warga yang Tak Terima Bantuan Covid-19

Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Katino, A. Md menggelar reses di Kelurahan Ngronggo Kota Kediri

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Katino, A.Md menggelar reses atau jaring aspirasi tahap dua di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Senin (10/5/2021). Di masa pandemi Covid-19 ini para anggota DPRD masih mendapatkan kesempatan untuk mengumpulkan warga masyarakat atau konstituennya untuk menyerap informasi dan aspirasi warga. Kegiatan tersebut tetap menerakan protokol kesehatan ketat.

Pada kesempatan ini, Katino mendapat sejumlah aspirasi hingga keluhan warga di lingkungan RW 4 Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Seperti Sukamto, warga RT 1 RW 4 mengaku ingin usulannya saat di Musrembang tingkat kelurahan terkait pelebaran jalan penghubung antara perumahan Bumi Asri dengan lingkungan Ngronggo dapat terealisasi. "Saya mohon dibantu pak, sudah dua tahun ikut pengajuan di Musrembang tapi tidak terealisasi. Padahal ini merupakan jalan penghubung dua lingkungan. Jalan sepanjang 100 meter tersebut berdekatan dengan saluran yang dulu digunakan untuk pengairan sawah, mungkin irigasinya bisa ditutup dan bisa dijadikan jalan," ucapnya. 

Selain Sukamto, ada juga ibu-ibu yang diwakili Sugiarti warga Kelurahan Ngronggo ini justru meminta bantuan alat tata boga dan mesin jahit. Ia mengaku jika mendapatkan bantuan tersebut maka dapat meningkatkan perekonomian ibu-ibu di lingkungannya dengan membuka usaha kue dan jahit baju. 

"Dulu kegiatan Prodamas, ibu-ibu disini sudah melaksanakan kegiatan membuat kue tapi kemudian tidak ada tindak lanjut. Harapan kami ada tindak lanjut yang berkelanjutan. Tahun ini kita sempat mengajukan di Prodamas bantuan pengadaan alat memasak kue dan mesin jahit, tetapi ternyata belum bisa. Harapan kami Bapak Katino bisa membantu agar ibu-ibu disini bisa terus berkarya," ucapnya. 

Berbeda dengan dua warga yang sudah menyampaikan aspirasinya, Endang warga Ngronggo justru mengadu ke Katino, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri terkait bantuan Covid-19. Ia mengadu karena ada salah satu keluarganya yang selama ini tidak pernah mendapat bantuan kartu Santunan Hadapi Bencana Tunai (SAHABAT) dari Pemerintah Kota Kediri. 

"Mohon dibantu bapak, ini ada adik saya tidak pernah mendapat bantuan SAHABAT sama sekali. Sempat menanyakan ke Kelurahan tapi diminta ke Kantor Dinsos. Dan setelah ke Dinsos diminta tanya lagi ke Kelurahan, sampai saat ini juga masih belum dapat," keluhnya. 

Sementara itu, Katino yang mendapat aspirasi hingga keluhan dari konstiuennya mengaku, segera menindaklanjuti. "Semua kita tampung, mana yang bisa segera kita tindak lanjuti kita lakukan. Tadi ada terkait pelebaran jalan, kalau untuk musrenbang memang biasanya diprioritaskan yang lebih penting dahulu. Ada lagi untuk ibu-ibu yang meminta bantuan alat kue dan mesin jahit, Mudah-mudahan kita bisa segera realisasikan, tadi sudah kita minta datanya kebetulan ada alat mesin jahit yang belum terpakai nanti bisa kita salurkan ke ibu-ibu ini," paparnya politisi Partai Gerindra. 

"Sementara untuk warga yang mengadu karena belum pernah mendapat bantuan Covid-19 kartu SAHABAT dari Pemerintah Kota Kediri, hal ini nanti akan kita tanyakan ke Dinsos. Sebab selama ini DPRD sudah meminta Dinsos untuk melakukan update penerima bantuan untuk 3 bulan sekali. Tapi kenyataannya pihak dinsos melakukan update data masih 6 bulan sekali. Dimasa pandemi ini kita para anggota dewan ingin tidak ada warga yang ketinggalan sehingga tidak mendapatkan bantuan Covid-19 dari pemerintah daerah," tegasnya. Can