Gelar Sego Rongewu, Ikasdasa Ajarkan Bersedekah Tidak Harus Kaya

SurabayaPagi, Surabaya - Program Sego Rongewu yang digagas Ikasdasa (Ikatan Alumni SMPN 10) Surabaya, untuk yang perdana kembali digelar di RW III, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, setelah vakum sekitar 1,5 tahun karena pandemi Covid 19.
 
Menurut Ketua Ikasdasa, Drs Bambang Udi Ukoro SH MSi, Program Sego Rongewu pertama kali digelar pada 27 November 2016 dan terakhir digelar awal tahun 2020 kemudian harus dihentikan karena adanya pandemi Covid 19, karena tak boleh ada kerumunan sebab dikawatirkan terjadi penularan Virus Corona, maka ketika ada pandemi Program Sego Rongewu harus dihentikan.
 
“Nah, karena Grafik Covid 19 di Kota Surabaya sudah melandai kami hadir kembali dengan Sego Rongewu. 
 
Muda – mudahan kehadiran kami dari Ikasada ini, bisa dirasakan warga RW III, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan,” kata Pak Bambang sapaan akrab lelaki yang juga Camat Asemrowo ini.
 
Bambang menjelaskan, Ikasdasa dengan Program Sego Rongewu ini mengajak kaum dhuafa untuk ikut bersedekah. Bahwa yang namanya bersedekah itu tidak harus menunggu kaya. 
 
Meski bisa menggelar Program Sego Rongewu untuk yang perdana di masa pandemi ini, tetapi harus dengan Protokol Kesehatan yang ketat dan tidak boleh terlalu lama.
 
“Melalui Program Sego Rong Ewu ini kami mengajak kaum dhuafa untuk bersedekah. Sebab yang namanya sedekah itu tidak menunggu kaya,” jelas Pak Bambang.
 
Sementara itu, Wakil Ketua RW III, Iwan, mengucapkan terima kasih kepada Ikasdasa yang telah menggelar Baksos Sego Rongewu kepada warganya.
 
”Terima kasih Ikasdasa, semoga Baksos yang digelar Ikasdasa dengan Program Sego Rongewu ini bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar,” tandasnya.
 
Dalam Program Sego Rong Ewu ini juga hadir Dr Novi dari Hallodoc, Ketua RW 3 Kupang Krajan, Ketua PKK RW III, serta seluruh warga RW III dan dimeriahkan dengan senam zumba, pemeriksaan gula darah, penyerahan mushaf Alquran dari Ikasdasa kepada Pengurus RW. By