Golkar Institute Orbitkan Anak Muda Jatim Sebagai Pemimpin

Erwin Aksa, Sarmuji, Ace Hasan, Putri Komarudin dan Pranaya Yudha saat membuka kegiatan Pendidikan Politik untuk generasi muda di Surabaya, Selasa (14/12/2021).  SP/RKO

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Memberikan pendidikan politik kepada generasi muda terus dilakukan Partai Golkar Jawa Timur. Pasalnya, Partai Golkar punya target mengorbitkan kader muda potensial termasuk di Jawa Timur ke jabatan-jabatan politik baik di legislatif maupun eksekutif (Kepala Daerah). Salah satunya dengan menggelar kegiatan pendidikan politik dan kebijakan publik oleh Golkar Institute, 14-16 Desember 2021. 

Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji mengatakan, pihaknya berupaya agar bisa mengajak kalangan milenial ini menjadi subjek politik. Idealisme kaum muda diharapkan dapat menghiasi percaturan politik. Kalangan milenial yang memiliki potensi luar biasa, diharapkan dapat menjadi subyek politik tidak lagi sekedar objek. 

"Kita tidak menjadikan anak muda sebagai obyek politik saja. Tetapi, kita juga ingin mereka menjadi subyek atau pelaku politik juga," kata Sarmuji seusai pembukaan agenda yang berlangsung di Surabaya, Selasa (14/12/2021) bersama Erwin Aksa (Waketum DPP PG), Ketua Golkar Institute TB Ace Hasan, Putri Komarudin dan Pranaya Yudha Mahardhika (wakil ketua DPD PG Bidang Kepemudaan).

Upaya untuk memberikan pemahaman politik kepada anak muda diakui Sarmuji butuh pendekatan intens. Sebab, selama ini tak jarang millenial yang mempersepsikan politik sebagai arena kotor dan jahat. Persepsi yang salah itu menjadikan banyak yang apatis politik. 

"Padahal, sebenarnya politik tidak begitu. Karena, semua urusan masyarakat dikelola melalui politik. Itu lagi kita komunikasikan dengan anak muda. Bahwa anak muda perlu terlibat dalam politik karena semua urusan masyarakat itu diatur dalam politik," lanjut anggota DPR RI itu. 

Menurut Sarmuji, pihaknya sebagai partai politik, tentu mengharapkan keterlibatan anak muda. Karena kaum milenial ini secara demografi juga besar. 

Sehingga, memaksimalkan segmentasi ini bisa membuat Partai Golkar optimal di perhelatan. "Sebagai partai politik kita ingin disayang anak muda. Kita ingin dicintai anak muda," lanjutnya. 

Untuk memaksimalkan upaya tersebut, Sarmuji mengungkapkan pihaknya memberikan wadah untuk millenial sesuai passion. Hal itu, ungkapnya, guna memfasilitasi anak muda. 

Sementara itu, Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga hadir secara langsung menyebut merekrut anak muda memang sangat penting. Kaum milenial diharapkan bisa terlibat dalam politik. 

"Makanya, dengan Dikpol ini kita mengajak mereka untuk memahami pentingnya politik dengan tiga pilar. Yaitu, ekonomi, politik dan leadership," ujarnya. 

Upaya demikian, disebut perlu kerja keras seluruh kader guna bisa meyakinkan dengan baik. Apalagi, segmentasi ini juga bakal dioptimalkan. 

"Karena Golkar menargetkan juga pemilih muda di 2024," tandasnya. 

Diungkapkan, lewat pendidikan politik ini pula, para milenial juga bakal dibekali kemampuan terkait medsos yang baik. Hal itu penting, agar publik mengetahui visi misi Partai Golkar.  rko