Gubernur Khofifah Ajak Jurnalis Kawal Demokrasi dan Percepatan Pemulihan Ekonomi Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara pelantikan PWI di Hotel Grand Mercure Mirama Surabaya, Rabu (12/1/2021). Sp/Arlana

SurabayaPagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh jurnalis Jatim perkuat  kolaborasi guna percepatan pemulihan ekonomi di Jawa Timur.
 
Menurut Khofifah, pers dapat terus berkontribusi mengawal demokrasi dan membantu pemulihan ekonomi melalui informasi yang membangun demi kemajuan bangsa dan negara.
 
Khofifah bahkan mengaku siap memberi penguatan materi dan wawasan terhadap berbagai isu sektotal agar makin spesifik. Sebaliknya, jurnalis dari berbagai media di Jawa Timur diharapkan juga bisa memberi masukan terhadap berbagai program yang digulirkan pemerintah. 
 
"Saya berharap Pers dapat terus  menciptakan kualitas Demokrasi yang lebih baik dan terus memperhatikan prinsip etika jurnalistik," kata Khofifah saat menghadiri Pelantikan 76 Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim masa bakti 2021-2026 di Hotel Grand Mercure Mirama Surabaya, Rabu (12/1/2021). 
 
"Saya ingin mengajak rekan-rekan jurnalis turut melakukan pemetaan masalah di masyarakat secara detail disertai solusi diberbagai bidang ," ujarnya. 
 
Menurut Khofifah, bidang-bidang kepengurusan yang ada di struktur PWI, bisa dikolaborasikan dengan program Pemprov Jatim yang sudah berjalan. Mulai bidang peternakan, wisata hingga pendampingan bagi pelaku UMKM. 
 
"Di situ, insan jurnalis mendapatkan penguatan dan kedalaman di masing-masing sektor  yang ditekuni," tutur gubernur perempuan pertama di Jatim. 
 
Cara tersebut, lanjut Khofifah, semakin menguat apabila jurnalis juga membangun kolaborasi  dengan pelaku UMKM, budidaya peternakan, pemilik travel wisata dan lain sebagainya. 
 
"Dalam kondisi ini, kita bisa melihat perspektif lain yakni upaya untuk membantu ekonomi mereka yang menengah kecil mikro bahkan ultra mikro, bahkan yang rentan dan jika tidak di intervensi khusus yang ultra mikro bisa terjerat rentenir," jelasnya. 
 
Selain penguatan dan pendalaman pendampingan sesuai bidang, Gubernur Khofifah menambahkan pentingnya pendalaman  bagi jurnalis guna meningkatkan kompetensi dan pemahaman isu di masing-masing bidang. 
 
"Rencananya ada lima Bakorwil di Jatim yang akan diusulkan kemudian dikolaborasikan sebagai tempat pelatihan bagi teman-teman jurnalis jika berkenan," ujar Khofifah. 
 
Sebagai informasi, Pelantikan 76 Pengurus PWI bertajuk, 'Meneguhkan Pers Sehat, Cerdas, dan Berwibawa' ditandai dengan penyerahan bendera Pataka oleh Ketua PWI Pusat Atal Sambiring Depari kepada Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim. 
 
Turut menyaksikan prosesi pelantikan PWI, Gubernur Jawa Timur Khofifah, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPRD Provinsi Jatim Kusnadi, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, Ketua Bidang Organisasi Pusat Zulkifli Gani Otto serta jajaran pengurus PWI Jatim. By