Gugur Dalam Tugas, Gubernur dan Walikota Beri Penghormatan Terakhir Wawali Mojokerto

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah melakukan takziah meninggalnya Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah melakukan takziah meninggalnya Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria di rumah duka Jalan Pulorejo Nomor 78, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto, Jumat (8/10) malam.

Rombongan Gubernur Jatim tiba di rumah duka tepat pukul 20.00 WIB dan disambut langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Gubernur Jatim atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Wakil Wali Kota Ahmad Rizal Zakaria saat menjalankan tugas kedinasan di Surabaya.

"Kita hadir disini untuk memberi penghormatan terakhir kepada Wawali yang tadi sore hadir dalam pembukaan Jatim Fair 2021 rangkaian HUT Pemprov Jawa Timur Ke-76.

"Suasananya adalah suasana ingin membangun kebangkitan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serta ingin memberikan semangat kepada seluruh warga bahwa ekonomi segera bangkit dan COVID-19 segera dapat kita atasi, untuk itu beliau hadir disana," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak masyarakat Kota Mojokerto, untuk mendoakan, semoga almarhum husnul khotimah, segala amal ibadahnya diterima dan diampuni segala dosanya, serta dilapangkan kuburnya oleh Allah SWT. Dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kesabaran.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dengan nada bergetar dan menahan tangis mengaku kaget dengan kepergian Wawali yang begitu cepat.

"Salah satu dari pejabat, teman dan saudara kita telah dipanggil Alloh SWT disaat sedang menjalankan tugas pemerintahan. Insya'alloh kepergiannya dalam keadaan khusnul khotimah," ujarnya.

Ning Ita atas nama pribadi dan Pemkot Mojokerto mengucapkan terima kasih atas dedikasi almarhum selama dua tahun 10 bulan bersama -sama mengemban amanah di Pemkot Mojokerto.

"Beliau dan saya menjalankan tugas bersama melayani masyarakat Kota Mojokerto dan saya bersaksi beliau adalah orang yang baik," tegasnya.

Ia menyebut, selama ini almarhum bamyak membantu tugas yang tidak bisa dilaksanakannya sendiri. Ia bersinergi dengan baik dan itu demi kemaslahatan serta kemanfaatan warga kota Mojokerto.

Ning Ita juga menceritakan, jika kemarin malam ia bersama Forkopimda sedang melakukan kunjungan kerja ke Kota Blitar dalam rangka menimba ilmu soal penurunan PPKM level I serta pembangunan wisata sejarah Bung Karno. Selain ziarah ke makam Bung Karno , pihaknya juga bersilaturahmi dengan jajaran Pemkot Blitar hingga larut malam.

"Sekitar pukul 2,30 dini hari kami baru sampai kembali di Kota Mojokerto kemudian sore tadi beliau jalankan tugas dinas lagi menghadiri undangan Gubernur dalam rangka HUT Pemprov Jatim di Grand City," terangnya.

Wali Kota mengatakan jika saat itu kondisi Wawali dalam keadaan baik, sehat dan tidak ada yang dikeluhkan. Namun tiba-tiba berita duka diterimanya setelah berakhirnya acara pembukaan Jatim Fair sekitar pukul 4 sore tadi.

"Dan itu adalah berita yang sangat membuat kami berduka karena merasa sudah seperti keluarga. Pak Wakil dan saya adalah satu di dalam mengemban amanah di pemkot Mojokerto. Smoga kepergian beliau meninggalkan banyak sekali kebaikan dan juga kenangan yang indah yang bisa menjadi pengingat bagi kita semua atas seluruh jasa beliau di Kota Mojokerto," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Wakil Walikota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakaria meninggal dunia saat sedang menjalankan tugas kedinasan di Surabaya, Jumat (8/10) sore.

Informasi yang dihimpun, Cak Rizal sapaan akrab Wawali sebelumnya menghadiri pameran job fair di Grand City, Surabaya. Namun mendadak ia mengeluhkan sakit dan langsung dibawa ke RS dr Suwandi Surabaya hingga akhirnya tutup usia. Dwi