H Ismail Marzuki Hasan kembali Pimpin PKB Pasuruan

Muscab PKB Kota Pasuruan

 

SURABAYAPAGI.COM,  Pasuruan - Bahtera Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pasuruan kembali dinahkodai H. Ismail Marzuki Hasan, SE., untuk periode lima tahun kedepan. Dia kembali memimpin setelah DPP PKB mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Penetapan ketua dan sekretaris syuro, serta ketua, sekretaris dan bendahara tanfidz DPC PKB Kota Pasuruan.

SK Penetapan tersebut dibacakan langsung secara virtual oleh Ketua Umum DPP PKB, H. Abdul Muhaimin Iskandar dalam pembukaan musyawarah cabang PKB kota/kabupaten serentak seluruh Indonesia, Minggu (07/03). 

Ketua DPC PKB Kota Pasuruan terpilih, H. Ismail Marzuki Hasan menuturkan, bahwa mekanisme pemilihan ketua DPC PKB kota/kabupaten kali ini berbeda dengan  periode sebelumnya. Saat ini nama-nama ketua, sekretaris dan bendahara tanfidz ditentukan oleh DPP. Begitu juga dengan ketua dan sekretaris syuro. 

"Kelima nama-nama di DPC PKB Kota Pasuruan yang mendapat SK dari DPP adalah; Ketua Dewan Syuro KH. Asyari Ma'fud; Sekretaris Syuro H. M Fatulloh Ikhsan; Ketua Tanfidz  H. Ismail Marzuki Hasan, Sekretaris H. Junaedi, Bendahara Sarno. Dari lima nama ini oleh DPP diberi tugas untuk menentukan jajaran kepengurusan yang lainnya," ujar Ismail usai Muscab DPC PKB Kota Pasuruan di salah satu hotel di Kota Pasuruan, Minggu (07/03). 

Agenda politik yang akan segera dilakukan menurut Ismail,  akan membenahi internal partai. Melengkapi struktur kepengurusan PKB, pada divisi-divisi, sampai komisi-komisi. "Karena kemarin belum lengkap dan hari ini kerja kita harus lebih ekstra untuk membentuk kepengurusan divisi sampai komisi. Setelah itu, segera kita agendakan untuk raker untuk menentukan arah kebijakan politik kita kedepan," Jelas Ketua DPRD Kota Pasuruan ini. 

Arah kebijakan politik PKB, lanjutnya, fokus pada penambahan kursi di legislatif pada pemilu legislatif mendatang. PKB akan berjuang untuk menambah kursi minimal sepuluh kursi atau target realistis 12 kursi di legislatif. Untuk itu, PKB akan merekrut kader dari golongan Muslimatan dan Fatayat NU serta warga NU lainnya. "PKB lahir dari rahim NU. Oleh sebab itu PKB merupakan presentatif dari warga nahdliyin. Dengan begitu, kami optimis PKB akan mampu meraup minimal 10 kursi atau sesuai target realistis kami 12 kursi di pileg mendatang," tutupnya.