Haji Jangan Jadi Sumber Penularan Virus Global

Ibadah haji (Ilustrasi)

SURABAYAPAGI.COM, Riyadh - Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Dr. Abdel Fattah bin Suleiman Mashat, menegaskan saat pandemic ini seluruh dunia sedang menyaksikan perubahan berkelanjutan pandemi Covid-19. Termasuk munculnya mutasi baru.

Maka itu, tambahnya, pembatasan haji tahun 2021 ini pun juga masih berlaku untuk warga dan penduduk di dalam Kerajaan saja. Hal ini untuk memastikan haji tidak menjadi sumber penularan global virus dan variannya.

Terkait ini, Otoritas Kerajaan Arab Saudi menyiapkan tiga rumah sakit tambahan di wilayah Mekkah yang dilengkapi dengan kebutuhan kesehatan

Dr. Abdel  mencatat bahwa sistem elektronik akan digunakan untuk mendaftarkan siapa pun yang mendapat vaksin melalui pusat yang disetujui untuk memastikan kesehatan dan keselamatan semua orang.

Sementara itu, Dr. Mashat menambahkan Kementerian Haji dan Umrah akan mengumumkan melalui portal elektronik dan platform komunikasi mekanisme pendaftaran. Dan ditegaskan, prioritas haji tahun ini tetap untuk mereka yang belum pernah melakukan haji.

 

Tingkat Kontrol Tinggi

Saat ini, Pemerintah, melalui Otoritas Kesehatan Masyarakat “Weqaya” dan Pusat Pengobatan Masyarakat, telah mempelajari semua aspek kesehatan dan mengembangkan prosedur yang berkontribusi untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jamaah haji.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara jumpa pers pada Sabtu (12/6) yang dihadiri Menteri Kesehatan Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr. Abdel Fattah bin Suleiman Mashat. Mereka membicarakan mekanisme penyelenggaraan haji tahun ini.

Dr Al-r Al-Rabiah mengatakan Kementerian Kesehatan, di bawah arahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, dan tindak lanjut dari Putra Mahkota, mengumumkan kesiapannya untuk menerima jamaah selama musim haji.

Ia menambahkan bahwa dukungan kepemimpinan Kerajaan untuk menghadapi pandemi, dan fakta bahwa Kerajaan mempertahankan tingkat kontrol yang tinggi atas penyebaran virus, telah membantu meningkatkan jumlah peziarah untuk tahun ini.

Dia menunjukkan bahwa perkembangan yang terkait dengan Covid-19 dipantau secara ketat oleh komunitas internasional karena beberapa negara mengalami wabah virus corona. n arb/rtr/rmc