Harlah Dekranasda, Wali Kota Launching Dua Event

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Wawali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria saat mengunjungi stand pameran UMKM. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI. COM, Mojokerto - Memperingati Hari lahir Dekranasda ke -41, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melaunching dua event sekaligus, Kamis (4/3/2021) siang.

Diantaranya, penandatanganan kerjasama dengan PT Bhinneka Mentari Dimensi sebagai Marketplace Digital Platform Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan peresmian gerai produk unggulan di lantai satu Sunrise Mall.

Ning Ita hadir didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria bersama istri yang juga Ketua Dekranasda, Nur Chasanah, Sekretaris Daerah dan sejumlah Kepala OPD Pemkot Mojokerto.

Kepada media, pemimpin perempuan pertama di Kota Mojokerto ini berkeinginan untuk merealisasikan UMKM Kota Mojokerto yang memiliki daya saing dengan semua produk yang level diatasnya.

"Artinya untuk hari ultah Dekranasda ini, kami dari Pemkot berupaya menjawab tantangan zaman di era revolusi industri 4.0. Dimana kita layak untuk bersanding dengan produk  bermerk, karena produk UMKM Mojokerto bisa jadi produk unggulan dan memperluas pangsa pasar," tegasnya. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, lanjut Ning Ita, pihaknya menyiapkan marketplace kotamojokerto.bhinneka.com. Tak sampai disitu, dengan adanya digital platform ini seluruh pengadaan Belanja Langsung (Bela Pengadaan) di bawah nominal Rp 50  juta bisa langsung terpenuhi.

"Sebab ke depan seluruh pengadaan di OPD dengan nilai di bawah Rp 50 juta atau pengadaan Bela bisa langsung dengan digital platform ini," tegasnya.

Selain itu, ujar Ning Ita, proses pembayaran juga dipermudah, lantaran, digital platform ini bekerjasama dengan Bank Jatim sebagai Bank Kustodian, dimana Bank Jatim juga sekaligus sebagai Kasda.

Bank Kustodian sendiri merupakan, suatu lembaga yang membantu dan bertanggung jawab untuk mengurus administrasi, mengamankan serta mengawasi aset keuangan dari suatu perusahaan ataupun perorangan.

"Ini nanti terpantau seberapa omzet UMKM Kota Mojokerto. Sekaligus memudahkan OPD apabila ada pemeriksaan dari BPK, jadi tidak perlu repot-repot lagi dalam pemantauan, dengan adanya platform digital tsb, survey harga dan produk transparan.” tegasnya.

Terpisah, Plt. Diskoperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan alasan memilih kerjasama dengan bhineka lantaran sudah berpengalaman dengan jam terbang selama 28 tahun. 

"Selain itu, e-katalog mesti bukanya di Bhineka. Dan Bhineka ini juga sudah masuk verifikasi bela pengadaan LKPP," ujarnya.

Kabag Umum Setdakot Mojokerto ini menyebut, di LKPP terdapat aplikasi bela pengadaan. Ini untuk memfasilitasi pengadaan langsung barang dan jasa.

"Nah bhineka.com ini sudah tergabung dalam bela pengadaan LKPP," tegasnya.

Ani menambahkan, Bhineka juga mempunyai hashtag 'Bangkit Lagi' yang merupakan bagian dari gerakan untuk mendorong UMKM terlibat di dalam pengadaan barang dan jasa.

"Jadi ini memberi peluang UMKM untuk memperluas pasar dari korporasi hingga institusi pemerintah. Sehingga bisa memanfaatkan peluang yang ada," ujarnya.

Tak hanya itu, keberadaan bhineka ini juga mempermudah OPD untuk melakukan pengadaan langsung semua barang dan jasa.

"Karena di toko online bhineka ini semua yang dibutuhkan hampir semua ada. Dan barang yang di upload di situ juga sudah di approve oleh LKPP," pungkasnya. Dwy