Hilang 4 hari, Pria Wonokromo Ditemukan Mati Terapung di Selat Madura

Jasad Hidayat ditemukan terapung di selat Madura, Minggu (1/8/2021) Pagi. SP/Anggadia Muhammad

SURABAYAPAG.COM, Surabaya - Setelah dilaporkan hilang Empat hari, Hidayat (35) asal Jl Wonokromo Pasar Gang VI, Surabaya, ditemukan terapung di Selat Madura sisi Madura dalam kondisi sudah tak bernyawa, Minggu (1/8/2021) pagi kemarin.

Korban kali pertama diketahui oleh seorang petugas kebersihan Jembatan Suramadu. Saat ditemukan dalam kondisi terapung, ia masih mengenakan kaos dan celana. Jasad korban juga telah membusuk.

Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi mengatakan, setelah dievakuasi, jasad tersebut teridentifikasi identitasnya setelah ditemukan Beat L 4255 KE terparkir tak bertuan di Jembatan Suramadu. Ternyata kendaraan tersebut milik korban.

"Ternyata korban tenggelam adalah pemilik motor yang dua hari sebelumnya kami temukan di Jembatan Suramadu. Kami sempat cari pemilik motor itu ke Wonokromo, namun rumahnya tutup. Informasi yang didapat, korban bersama istrinya ke Madura," jelasnya, Senin (2/8/2021).

Dari Informasi yang dihimpun, korban dilaporkan hilang usai dari Madura mengantar istrinya, Kamis (29/7/2021) malam, kemudian korban balik ke Surabaya. Namun sejak itu dinyatakan hilang. Hingga akhirnya jenazah korban ditemukan terapung di selat Madura wilayah Sukolilo, Bangkalan.  

"Kasus ini ditangani Polsek Sukolilo, kami hanya mengamankan motornya saja," imbuhnya.

Disinggung soal kematian korban ada kaitannya dengan bunuh diri, Iptu Suryadi belum dapat memastikan, tetapi tersebut kemungkinan bisa terjadi.

"Iya kemungkinan bisa juga, karena motor dan kunci kontak helm masih ada semua, cuma tidak saksi yang tahu langsung pada saat korban melompat," terangnya.

Terpisah, tetangga korban Ela (30) mengaku sempat bertemu korban. Saat itu, ia menyapa korban karena jarang terlihat.

"Waktu itu Hidayat hendak keluar bawa motornya, terus saya tanya kok tidak pernah terlihat, katanya sering pulang ke Madura," ungkapnya.

Tidak hanya itu, menurut Ela, korban juga sempat mengeluh sakit. Namun, perempuan ini, tidak tahu persis penyakit apa yang diderita korban.

"Hidayat bilang ke saya kalau sakit. Tapi sakit apa pastinya saya tidak tahu," paparnya.

Terkait kepribadian korban, Ela menyebut Hidayat adalah tetangga yang pendiam. Sehari-hari tinggal bersama istrinya dan adiknya.

"Jarang berkomunikasi dengan tetangga. Kalau lain-lain saya tidak tahu," pungkasnya. ang