Hindari Tilang ETLE, Emak-emak di Lamongan Tutupi Plat Motornya dengan CD

Emak-emak ini menutupi plat motornya dengan CD, diduga ingin menghindari tilang ETLE. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Entah karena sebagai bentuk protes atau diduga ingin menghindari tilang ETLE, seorang emak-emak di Lamongan nekad menutupi plat motornya dengan celana dalam (CD), saat melintas di jalan raya Pucuk-Sekaran, Kamis (30/6/2022).

Kontan saja aksi kocak emak-emak di jalan raya ini, membuat perhatian bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar Desa Miru, Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan. Bahkan sebagian pengguna sampai merekam aksi nyeleneh emak-emak ini dan diunggah di media sosial oleh akun instagram berita lamongan.

Meski rekaman hanya berdurasi dua detik, namun video ini menjadi viral. Bahkan hingga berita ini ditulis, video yang diunggah itu telah mendapat 2.157 like dan 198 komentar dari para netizen.

Diketahui, di video itu tampak seorang emak-emak yang memakai daster batik dan memakai helm warna hitam sedang mengendarai sepeda motornya merk Honda Scoopy warna abu-abu. Di plat bagian belakang, dipasang CD warna merah muda.

Dalam video itu, disematkan caption yang bertuliskan : "Mau ketawa takut dosa, Lokasi di Pasar Miru, Kecamatan Sekaran, video teko @tse.arth,"

Sedangkan pemilik akun @tse.arth saat dikonfirmasi membenarkan bahwa video itu memang terjadi di wilayah Lamongan. Ia juga mengaku, tak sengaja mengambil video tersebut saat sedang melintas di ruas jalan Kecamatan Sekaran.

Lalu saat ditanya mengenai identitas pengendara, pemilik video berkata bahwa ia tidak tahu dan tidak kenal dengan emak-emak yang plat nomornya tertutup CD tersebut.

"Kejadiannya pada Rabu pagi tadi (29/6/2022), di Pasar Miru, Kecamatan Sekaran, Lamongan," kata pemilik akun IG tersebut. 

Dikonfirmasi terpisah, Kasatlantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno menyampaikan bahwa pihaknya baru melihat video yang sedang viral tersebut. 

Kendati demikian, Aris mengaku belum tahu secara pasti terkait lokasi kejadian emak-emak yang memakai motor dengan plat nomor tertutup CD tersebut. "Saya juga baru tahu," ujarnya.

Atas adanya video yang beredar ini, Aris mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu takut dengan keberadaan ETLE mobile. Pasalnya, tujuan utama ETLE Mobile adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas. 

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya ETLE Mobile, tujuan utama ETLE Mobile adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas, bahwa keselamatan itu adalah kebutuhan kita bersama untuk menyelamatkan anak bangsa," imbaunya.

Aris juga menegaskan, selama pengendara kendaraan bermotor tertib dalam berlalu lintas, maka sistem Artificial Intelligence (AI) dalam ETLE mobile tidak akan merekam pengendara kendaraan bermotor.

"Selama kita tertib dalam berlalu lintas, sistem Artificial Intelligence (AI) dalam ETLE tidak akan merekam, yang direkam sistem adalah yang tidak tertib dalam berlalu lintas, melanggar aturan lalu lintas. Kalau taat aturan kenapa harus takut," tutupnya. jir