HIPMI dan Pemkot Surabaya Gencarkan Penyaluran Modal Barang untuk MBR

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebanyak 165 pengurus BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya, resmi dilantik oleh Ketua Umum, Denny Yan Rusnanto, di Gedung Sawunggaling, Pemkot Surabaya, Jumat (30/9). Acara dengan tema 'Hipmi Berkarakter, Suroboyo Mlayu Banter' tersebut juga dihadiri oleh Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi dan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Ketua DPRD Kota Surabaya dan Ketua BPD Hipmi Jawa Timur

Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Surabaya, Denny Yan menegaskan bahwa pihaknya siap berkolaborasi mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan sejumlah pihak diantaranya pemerintahan, akademisi dan organisasi lain. Tak hanya itu, sejumlah program untuk UMKM juga telah disusun guna mengembangkan potensi dan skill yang ada baik untuk UMKM kecil ataupun menengah.

"HIPMI Surabaya telah mencurahkan kekuatan membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Berbagai program telah dilaksanakan diantaranya peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan menjembatani mereka mendapatkan akses pembiayaan," katanya.

HIPMI Surabaya juga siap membantu merealisasikan program Pemkot Surabaya untuk peningkatan ekonomi Surabaya. 

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama M Ali Affandi, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya mengutarakan bahwa  pelantikan ini bukanlah seremoni semata. Melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan, dan pemberdayaan potensi diri. Bukan hanya untuk diri masing-masing pengurus, akan tetapi yang lebih penting adalah sumbangsih yang bisa diberikan kepada masyarakat.

"Saya berharap Hipmi Surabaya dapat memberikan kemanfaatan bagi anggota dan masyarakat secara luas dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan. Berbagai langkah strategis harus dilakukan. Kolaborasi yang telah terjalin dengan berbagai pihak juga harus terus diperkuat, termasuk dengan Pemkot Surabaya," pungkasnya.

Bendahara Umum HIPMI Surabaya sekaligus Co-Founder & Chief Operating Officer (COO) Komunal, Rico Tedyono mengatakan kolaborasi dengan Pemkot Surabaya untuk memajukan ekonomi masyarakat ini dilakukan melalui program Jawara Komunal yang secara khusus diperuntukan bagi MBR.

“Komunal ingin memberikan permodalan dan akses peluang bagi MBR untuk menjadi pengusaha,".

Bantuan permodalan yang disiapkan Komunal ini berupa komoditi bahan pangan seperti telur, beras, minyak, daging, dan ayam beserta alat pendinginnya agar bisa dijual kembali oleh pelaku UMKM dan toko kelontong sesuai harga di pasaran.

Dalam pemberian bantuan permodalan, Komunal bekerja sama dengan Komunal fintech neo-rural untuk melakukan seleksi dan memilih toko yang pantas untuk mendapatkan modal usaha.