Huda Sukses Kreasikan Roti Berbahan Tahu Hingga 1.000 Kue Per Hari

Huda menunjukkan kue olahan berbahan tahu produksinya. SP/ BLT

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nur Huda membuktikan bahwa tahu tak hanya diolah menjadi menu masakan akan tetapi dapat diolah menjadi beraneka jenis roti. Ide membuat tofu cake (Roti Tahu) itu mucul secara tidak sengaja. Kala itu, rekan kerjanya memberikan tantangan untuk membuat produk olahan berbahan tahu. Sebab, selama ini Huda hanya memproduksi tahu untuk dijual dan sebagai lauk atau gorengan.

Dalam pembuatannya pun semua bahan baku untuk membuat roti berbahan dasar tahu. Mulai dari tepung, gula, telur, dan beberapa komponen umum untuk membuat kue juga digunakan dalam proses produksi tofu cake atau roti berbahan tahu miliknya. Dia juga menambahkan sari kedelai dan tahu dalam komponen bahan tersebut.

Namun, dapat dirasakan perbedaan kue yang diproduksinya tersebut. Mulai tekstur hingga lamanya proses pembuatan. Untuk sekali proses produksi tofu cake, Huda butuh waktu sekitar tiga jam. "Rasanya lebih lembut, tapi ya itu tadi memang sedikit lama membuatnya. Sebab, setelah masuk alat pemanas, harus menunggu benar-benar dingin sebelum dipindahkan untuk dikemas," katanya.

Tofu Cake milik Huda pun mendapat respon baik dari beberapa temannya, sehingga dia mulai sampling ke beberepa tetangga terdekat. Dari sini, Huda memberanikan diri mulai memperkenalkan produknya melalui media sosial. "Promosinya cukup pas, tahu jadi roti sehingga penasaran untuk mencoba. Nah, setelah dinikmati dan enak, jadi ya terus nambah yang penasaran sampai sekarang," terang Huda.

Tak hanya itu, karena tuntutan kualitas, Huda juga tidak menyediakan stok. Meskipun, dia menjamin produknya bertahan selama tiga hari. Akibatnya, seringkali pembeli yang datang ke kiosnya kecele. Karena memang tidak ada barang yang bisa dibeli.

Huda mengaku sudah memberikan informasi. Namun tak sedikit mereka yang tetap datang langsung ke rumah dengan harapan bisa membawa pulang tofu cake. "Ya bagaimana lagi, karena memang tidak bisa melayani kalau tidak pesan sebelumnya," kata Huda lagi.

Dalam sehari Huda bisa memproduksi antara 200 sampai 300 kue. Namun ketika musim hajatan, bisa sampai 1.000 kue. Tofu cake buatan Huda sudah sampai di beberpa daerah. Itu bukan karena dia menyediakan layanan kiriman.

Melainkan karena digunakan sebagai oleh-oleh dari Blitar. Banyak datang penawaran kepada Huda untuk membuka cabang tofu cake di beberapa kota. Seperti Surabaya, Jakarta, dan Kalimantan. Namun untuk sementara ini, Huda tidak memikirkan pengembangan usaha dengan sistem tersebut.

Dia memilih mempertahankan ciri khas tofu cake Blitar. Artinya, dia berharap produknya tersebut bisa menjadi salah satu oleh-oleh yang hanya bisa didapatkan di Blitar. "Jadi kalau mau tofu cake ya harus datang ke Blitar. Nah kalau sudah sampai Blitar pastinya kan tidak hanya mampir beli tofu cake, tapi juga ke lokasi lainnya," imbuh bapak tiga anak itu. Dsy14