Ikfina - Barra Ikuti Gladi Bersih Pelantikan secara Virtual

Ikfina Fahmawati dan H. Muhammad Albarraa menghadiri gladi bersih pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan secara virtual di Pendopo Maja Tama, Pemkab. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Ikfina Fahmawati dan H. Muhammad Albarraa menghadiri gladi bersih pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto secara virtual di Pendopo Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Selasa (23/2/2021) sore.

Kepala daerah terpilih ini menyaksikan secara langsung prosesi persiapan pelantikan yang dipandu secara online oleh Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Aris.

Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Mojokerto, Rahmat Suhariyono mengatakan gladi bersih ini di ikuti secara serentak oleh 17 daerah di Jawa Timur ini. 

"Ini gladi bersih yang secara virtual, besok juga akan dilakukan gladi bersih secara langsung di Gedung Grahadi Surabaya," ujarnya.

Ia menyebut, hingga hari ini, kepastian pelantikan masih simpang siur. Termasuk soal tanggal, waktu, lokasi hingga prosesi secara langsung maupun virtualnya.

"Rencananya memang tanggal 26 Pebruari, soal tempat dan waktunya masih menunggu petunjuk pasti dari Pemprov Jatim," tukasnya.

Rahmat menambahkan, Pemkab Mojokerto sudah mempersiapkan dengan matang pelantikan Bupati dan Wabup Mojokerto ini secara online virtual di Pendopo Pemkab Mojokerto ataupun secara Offline langsung di Gedung Grahadi Surabaya.

"Untuk secara virtual online, kita sudah koordinasi dengan kantor PLN dan Diskominfo untuk mengantisipasi agar listrik dan jaringan internet tak error saat pelaksanaan nanti," tegasnya.

Masih kata Rahmat, pelaksanaan pelantikan secara offline besok bakal dihadiri 25 orang tamu undangan. Diantaranya pimpinan Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu serta keluarga Bupati dan Wakil Bupati.

"Hanya dibatasi 25 orang saja, itupun dengan penerapan protokol kesehatan ketat," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Mojokerto, Alfiyah Ernawati menambahkan, sesuai surat dari Provinsi Jawa Timur, pelantikan akan dilaksanakan secara virtual pada minggu keempat bulan Februari. 

"Jadi bisa tanggal 25 atau 26 Februari, karena petunjuknya cuma menyebut minggu keempat bulan Februari saja," tegasnya.

Erna menyebut, Gubernur Jawa Timur juga mengirim surat ke Kemendagri meminta agar pelantikan dilakukan secara offline. 

Dengan skema, tamu undangan dihadirkan secara online di Pemkab Mojokerto sedangkan Bupati dan Wakil Bupati dilantik secara offline langsung di Grahadi Surabaya.

"Tapi hingga hari ini permohonan itu belum mendapat persetujuan dari Kemendagri," tegasnya. Dwy