Dana Kapitasi Karyawan Terus Disoal

ILC Kabupaten Sumenep Akan Sikapi Persoalan di Puskesmas Lenteng

RB. Faisol Sadamih Ketua Indonesia La Nyalla center (ILC) kab. Sumenep .SP/ Ainur Rahman

SURABAYA PAGI, Sumenep-  Buruknya pelayanan di Puskesmas Lenteng mendapat sorotan dari ketua Indonesia La Nyalla Center RB. Faisol Sadamih. Kepada Surabaya Pagi, pihaknya melalui Lembaganya bakal mengadu delik temuannya kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI )  Republik Indonesia, Bapak Ir, La Nyalla Mahmud Mattaliti selaku pimpinan pusat. 

Banyaknya temuan di Kab. Sumenep, akan menjadi atensi kedepannya, mengingat banyaknya keluhan masyarakat terkait sistem pelayanan buruk di  Puskesmas Lenteng, “ Bahkan pihak saya mengaku banyak keluhan masyarakat lenteng terkait buruknya pelayanan, “ tegasnya.,Rabu (30/06).

Menurut Faisol, buruknya pelayanan ini harus benar-benar disikapi serius oleh Kepala Dinas Kesehatan sebab banyaknya laporan mengenai amburadulnya sistem manajemen pelayanan yang terkesan abai terhadap keselamatan pasien dan lebih mengutamakan administrasi.

" Kepala Dinas Kesehatan jangan tinggal diam saat menerima laporan, sebab, keburukan sistem manajemen itu adalah kejahatan yang terang-terangan " jelasnya

Tidak hanya itu, kata dia, aduan yang ditemukan juga terkait kebijakan kepala Puskesmas Lenteng terkait dana kapitasi karyawan yang diduga kurangnya transparansi pimpinan terhadap bawahan.”Dan ini diduga kuat adanya pungli dan patut untuk dikaji,” tegasnya.

"Hal-hal yang bersifat sosial kemasyarakatan sudah jelas menjadi tugas pelayanan, jadi jika sudah terjadi kesalahan sistem manajemen. Sudah pasti, tugas media tentu harus bisa menyuarakan kebenaran lewat publik tanpa adanya beban sosial, media janganlah takut mengekspos kebenaran, sebab suara pena lebih tajam daripada suara pistol, laksanakan yang menjadi tugas suci," tegasnya.

Sebagai ketua ILC Kabupaten Sumenep, Faisol mengaku mendapat banyak keluhan dari banyak kalangan masyarakat baik kepulauan maupun daratan tentang buruknya pelayanan di BLUD Kabupaten Sumenep, hanya saja dirinya meredam sebelum melihat langsung peristiwa di lapangan.

"Semua informasi saya terima, lalu saya mengkaji kebenarannya, dan saya sampaikan solusinya, jika masih belum berubah,  maka saya tegaskan kepada pak kepala dinasnya untuk memberi teguran, baik dengan tindakan memutasi atau tindakan lainnya" kilahnya .

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Sumenep, Agus Mulyono mengaku laporan terkait buruknya pelayanan di Pustu yang ada akan pelajari dan disampaikan sesuai dengan tugas pimpinan. Dan pihaknya akan memanggil kepala puskesmas Lenteng terkait dana kapitasi yang diduga sarat pungli.

" Saya akan panggil Kapus Lenteng, untuk memberikan klarifikasi kebenaran pemberitaan dan aduan warga, berikut temuan awak media di lapangan" pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Lenteng, dr. Edy tidak merespon tanggapan reporter saat dihubungi via whatsapp pribadinya.  Ar