"Indonesia Bubar"nya Prabowo, Diungkit Mahfud di Malaysia

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 08 Des 2023 20:02 WIB

"Indonesia Bubar"nya Prabowo, Diungkit Mahfud di Malaysia

i

Prabowo Subianto, capres nomor urut 2, menyapa para pendukungnya di Tasikmalaya, Jawa Barat

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Persaingan antar capres-cawapres saat ini makin ganas. Yang terlihat saat ini yakni antara capres Prabowo dan cawapres Mahfud Md.

Dalam acara deklarasi Pandawa Lima untuk Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023), Prabowo, memuji kinerja tiga Menko, kecuali Menko Polhukam Mahfud Md, yang kini rivalnya dalam pemilu 2024.

Baca Juga: Begini Diplomasi ala Prabowo

Sebaliknya, saat di Malaysia, Mahfud  mengungkit pernyataan Prabowo pada 2018 lalu terkait "Indonesia akan bubar" pada 2030.

"Pada tahun 2018, ada diskusi besar yang dipicu oleh pernyataan Pak Prabowo. Waktu itu 2018 ya, bukan sekarang. Saya nggak bicara sekarang. 2018, Pak Prabowo begitu, tahun 2030 Indonesia akan bubar. Kenapa? Ribut orang. Loh, ini sebenarnya dihitung secara Indonesia itu 2045 Indonesia emas, tapi Pak Prabowo bilang 2030 kalau negara kayak gini, ini bubar. Kenapa, Pak Prabowo? Timbul perdebatan sengit di masyarakat," ungkap Mahfud saat acara Dialog Kebangsaan bersama pelajar dan mahasiswa Indonesia se-Malaysia di Kuala Lumpur, Jumat (8/12/2023).

 

Novel Ahli Strategi AS

Mahfud mengatakan Prabowo menyampaikan itu setelah membaca novel karya seorang ahli strategi Amerika Serikat. Mahfud menyebut, saat itu Prabowo diserang, namun dia membela.

"Pak Prabowo yang dia membaca sebuah buku karya PW Singer (dan August Cole). Judulnya Ghost Fleet. Barisan Hantu. Nah, di situ disebut dalam satu paragraf. Pada tahun 2030 ketika dunia sudah dikuasai oleh artificial intelligence (AI). Dan Indonesia sudah tidak ada di dunia. Maka bentuk-bentuk peperangan akan terjadi seperti ini," ucapnya.

"Loh, sesudah ditanya buku apa itu? Pak Prabowo, itu ternyata novel intelijen, bukan karya ilmiah. Itu novel. PW Singer itu adalah seorang wartawan penulis perang. Kisah-kisah perang. Lalu dia memproyeksi itu oleh Pak Prabowo ditemukakan. Pak Prabowo waktu itu diserang ramai-ramai. Tapi saya salah satu yang membela Pak Prabowo itu benar," lanjutnya.

Menkopolhukam Mahfud mengungkit pernyataan capres yang juga Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pada 2018 lalu soal Indonesia akan bubar pada 2030. Mahfud setuju dengan hal itu jika penegakan hukum dan keadilan tidak benar-benar diterapkan.

 

Komitmen Indonesia Emas 2045

Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud jika penegakan hukum dan keadilan tidak diterapkan dengan baik. Kedua aspek itu harus ditegakkan dengan serius.

Mahfud menuturkan Indonesia Emas 2045 bisa tidak tercapai bila korupsi masih merajalela dan keadilan tidak ditegakkan. Dia menegaskan, bersama Ganjar Pranowo akan memberikan perhatian untuk membenahi penegakan hukum.

"Saudara-saudara, tadi saya katakan itu semua (Indonesia Emas 2045) baru akan tercapai kalau hukum dan keadilan betul-betul diterapkan," kata Mahfud.

 

Tak Sebut Menko Polhukam

Calon Presiden nomor urut 2 dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto terpantau tak menyebut nama Menko Polhukam Mahfud MD saat menyampaikan pujian kepada para Menteri Koordinator (Menko) Kabinet Indonesia Maju.

Dari empat Menko di dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Prabowo hanya memuji tiga nama.

Prabowo awalnya bercerita singkat bagaimana dirinya merapat ke Jokowi setelah dalam dua masa Pilpres menjadi rival.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku mendapat banyak pelajaran dari Jokowi dan para menteri di kabinet selama 4 tahun terakhir.

"Saya lihat bagaimana Menko-menko bekerja. Saya lihat Menko antara lain [Menko Marves] Pak Luhut Binsar Pandjaitan," kata Prabowo dalam acara deklarasi Pandawa Lima untuk Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).

 

Puji Muhadjir dan Airlangga

Kemudian Prabowo, menyampaikan pujiannya untuk dua Menko Jokowi yang lain yaitu Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Muhadjir adalah nonpartai, sementara Airlangga merupakan Ketua Umum Golkar yang menjadi salah satu pengusungnya sebagai capres dalam Pilpres 2024.

Yang ingin saya katakan, saya menjadi saksi betapa keras bekerjanya Pak Jokowi, Pak Luhut, Menko-menko yang lain, Pak Muhadjir, Pak Airlangga, saya melihat, saya saksi gimana mereka bekerja begitu keras," ujar Prabowo.

Sampai Jumat semalam (8/12/2023) belum ada penjelasan dari Prabowo maupun timnya , apakah Capres nomor urut 2 itu saat lupa atau sengaja tidak menyebutkan nama Mahfud di dalam sambutannya tersebut.

Tercatat Mahfud merupakan rival Prabowo dalam Pilpres 2024. Mahfud menjadi cawapres nomor urut 3 dan berpasangan dengan Ganjar Pranowo.

 

Prabowo Subianto Berpidato

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpidato yang isinya menyinggung prediksi Indonesia bakal bubar tahun 2030. Pidato itu direkam dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Partai Gerindra. Tak ditulis keterangan waktu dan tempat di mana pidato itu berlangsung.

Ini isi lengkap pidato Prabowo dalam video tersebut:

 

Baca Juga: TKN Isyaratkan Ada Pimpinan Parpol Rivalnya akan Gabung

“Saudara-saudara!

Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.

Bung!

Mereka ramalkan kita ini bubar, elit kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa.

Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa.

Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa.

Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian!

Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang! Semakin culas! Semakin maling!

Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi.”

 

Berpidato Dengan Lantang

Video ini berdurasi 1 menit 13 detik. Prabowo berpidato dengan lantang dan disaksikan hadirin yang mengenakan pakaian putih.

Prabowo Subianto menegaskan, pernyataannya soal Indonesia tidak ada lagi tahun 2030 didasarkan pada scenario writing pihak asing.

"Jadi di luar negeri itu ada scenario writing, yang nulis itu ahli-ahli intelijen strategis. Dibuka dong, baca dong," ujar Prabowo di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (22/3/2018)

Prabowo ingin menyampaikan skenario tersebut sebagai sebuah peringatan bagi Pemerintah Indonesia untuk tidak menganggap enteng berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia, seperti kemiskinan, kesenjangan ekonomi, penguasaan sumber daya, hingga persoalan lingkungan.

 

Jangan Terlalu Lugu

Baca Juga: Santer Wacana Hak Angket Kecurangan Pilpres 2024, Jimly: Ini Cuma Gertak-gertak Politik Saja

Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia jangan terlalu lugu akan ancaman pihak luar terhadap kedaulatan Indonesia. Sebab, berbagai kekayaan manusia, sumber daya alam, hingga kebudayaan menjadi sasaran perebutan pihak asing.

"Bahwa banyak iri sama kita banyak yang tidak punya sumber daya alam jadi mereka inginnya menjadi kaya dari kita, kita disuruh miskin terus jadi ini fenomena ya," kata dia.

Meskipun demikian, ia mempersilakan jika berbagai pihak tak memercayai apa yang ia sampaikan. Ia menilai, hal itu merupakan kewajiban sebagai warga negara untuk mengingatkan negara akan potensi ancaman tertentu.

"Kalau enggak percaya sama saya dan enggak mau dengar ya enggak apa-apa. Kewajiban saya sebagai anak bangsa saya harus bicara kalau melihat suatu bahaya ya," ungkapnya.

 

Istana Pertanyakan ke Prabowo

Saat itu pihak Istana telah menanggapi pidato Prabowo tersebut. Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mempertanyakan dasar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia terancam bubar pada 2030.

"Kalau Pak Prabowo menyatakan 2030 Indonesia bubar itu dasarnya apa? Itu perlu ditanya juga, kan, harus ada kajian ilmiah, analisis," kata Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Yang pasti, lanjut Johan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat ini justru ingin menjadikan Indonesia menjadi negara maju. Bahkan, pemerintah

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria pun tak mengetahui secara pasti karena bukan dirinya yang mengunggah.

 

Reaksi TKN Prabowo-Gibran

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Erwin Aksa, menanggapi pernyataan Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3 Mahfud Md yang mengungkit ucapan Prabowo Subianto soal 'Indonesia bubar' jika hukum tidak diterapkan. Erwin mengkritik kementerian yang dipimpin Mahfud transparansinya rendah.

"Persoalan utama kita ada masih rendahnya transparansi dan Menko Polhukam seharusnya membuat rencana besar terkhusus penyaluran bansos, PKH (program keluarga harapan), BLT (bantuan langsung tunai)," kata Erwin kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).

Menurut Erwin, mesti ada transparansi terkait pelayanan terhadap publik. Jika tak transparan, kata Erwin, maka bantuan rawan tak tepat sasaran.

"Transparansi layanan publik dan transparansi penerimaan negara, semua ini membuat penerimaan negara kita rendah dan pelayanan publik kita menjadi rawan untuk ada KKN serta penyaluran program sosial tidak tepat sasaran," katanya. n jk/erc/cr4/av/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU