Influencer Milenial Ajak Arek Suroboyo Nyoblos Nomor 2 Machfud-Mujiaman

 Kecintaan anak muda Surabaya pasangan calon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) semakin membesar. SP/ALQ

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kecintaan anak-anak muda Surabaya atau kaum milenial terhadap pasangan calon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) semakin membesar. Hal itu karena hanya Maju yang mengerti kebutuhan dan peduli terhadap anak muda.

Salah seorang influencer yang berprofesi sebagai konten kreator Surabaya Riska Maraya mengajak anak-anak muda Surabaya mencoblos Machfud-Mujiaman. Karena keduanya cocok menjadi "bapaknya" anak-anak Surabaya.

"Kita merasa dekat dengan beliau, unek-unek kita gampang ditanggapi. Pak Machfud orang humble, generasi millenial ini merasa disayang," akunya.

Riska meyakini hanya Machfud-Mujiaman yang bisa membawa perubahan Surabaya lebih baik. Terutama dalam mewadahi kreatifitas anak-anak muda. Sehingga, kalangan muda Surabaya bisa bertambah kreatif dan produktif.

"Pak Machfud bisa merangkul semua kalangan. Kita perlu semangat berkarya, selalu aktif, karena Surabaya luar biasa dan punya pak Machfud-Mujiaman yang luar biasa," tegasnya. "Jangan lupa 9 Desember coblos nomor 2, coblos brengose," tambahnya.

Pekerja seni Danar Jabro Febriansyah memandang, Machfud-Mujiaman sebagai calon pemimpin yang mengerti anak muda. Bukan hanya millenial, tetapi juga berbagai komunitas lainnya. 

8869d05e-4879-40a7-81a8-394da2104bf4

Sebagai pekerja seni di bidang dancer, Bro Jabro, sapannya, mengeluhkan tidak adanya tempat untuk berlatih. Selama ini, komunitasnya menggunakan skate park untuk berlatih. Namun, tempat itu saat ini sudah ditutup. 

"Pemkot itu harusnya mengerti semua komunitas, kita mau latihan dimana sekarang, kan ekonomi juga lagi sulit," ujarnya.

Setelah bertemu Machfud, Bro Jabro mengaku optimis kalangan muda bisa mendapatkan tempat untuk kreatifitas. "Pak Machfud bersedia menyediakan tempat bagi anak-anak muda. Maka jangan salah pilih lagi, coblos pak Machfud-Mujiaman," tukasnya.

Terpisah, Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin memandang, anak-anak muda memang membutuhkan support dari pemerintah. Mereka adalah generasi hebat yang dari aktivitasnya bisa mendapatkan penghasilan. 

"Keluhannya tidak ada fasilitas dan sarana-prasarana yang memadai. Ada bagus tapi gak dikasih ruang dan tempat. Tempat khusus untuk kreatifitas anak muda kurang. Apalagi untuk meningkatkan kualitas harus belajar ke Jakarta," ungkapnya.

Alumni SMPN 1 Surabaya ini mengatakan, ke depan harus ada tempat untuk meningkatkan kreatifitas anak muda. Maju akan selalu berupaya untuk menyediakan ruang yang nyaman dan aman untuk kreatifitas anak muda. Alq