Istri Irjen Ferdy ke LPSK, Jenderal Bintang Tiga Kaget

Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawitha bersama suaminya di sebuah foto dokumentasi miliknya.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu menyatakan kondisi psikologis Putri Candrawathi masih terguncang seusai kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Edwin Partogi, menyebutkan permohonan perlindungan ini sebelumnya diajukan tim kuasa hukum Putri dan secara lisan disampaikan langsung Irjen Ferdy Sambo ke pihak LPSK.

"Wawancara dengan ibu P belum bisa dilakukan karena situasinya masih terguncang. Kami masih melakukan penelaahan," kata Edwin di kantor LPSK, Jakarta Timur, Selasa (18/7).

Edwin menyebutkan pihaknya masih harus melakukan penelaahan terhadap permohonan perlindungan sebelum untuk memutuskan akan menerima atau menolak permohonan yang diajukan Putri dalam kasus pelecehan dan pengancaman.

"Kami mendalami apakah ada ancaman atau tidakpasca peristiwa terjadi. Kemudian termasuk kalau ada kondisi luka, trauma. Kami melakukan penilaian medis dan psikologis," lanjutnya.

 

Permohonan Istri Ferdy Ditelaah

Putri Candrawathi sudah melayangkan permohonan perlindungan kepada LPSK. Pihaknya menyampaikan hal itu masih dalam tahap penelaahan.

LPSK juga pro aktif berkoordinasi dengan Kapolres Metro Jakarta Selatan Budhi Herdi sejak Selasa (12/7/2022) lalu.

Kemudian, keesokan harinya Rabu (13/7/2022), LPSK berkoordinasi dengan Irjen Ferdy Sambo.

Lantas pada Kamis (14/7/2022) LPSK melakukan wawancara terhadap Bharada E.

Permohonon perlindungan dari Putri dan Bharada E pun sudah didapatkan LPSK.

Diketahui pada Sabtu (16/7/2022), LPSK mendalami keterangan Bharada E.

Dan hingga saat ini LPSK masih melakukan penelaahan dan investigasi lebih lanjut.

Sampai Senin kemarin, Kondisi istri Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi masih menjadi perhatian publik.

Pasalnya, hingga kini Putri belum memberikan pernyataan apapun.

LPSK malah mengungkap kondisi dari Putri Candrawathi yang masih dalam kondisi terguncang, pasca-insiden maut yang tewaskan Brigadir J atau polisi bernama Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi.

Hak tersebutlah yang menjadi alasan mengapa LPSK belum melakukan pendampingan terhadap Putri Candrawathi.

Lantaran kondisi Putri yang masih terguncang tersebut, sehingga LPSK belum mendapatkan keterangan langsung dari korban tersebut.

 

Mantan Kasum Kaget

Ternyata Mantan Kasum Letjen TNI Suryo Prabowo ikut mengomentari permintaan istri Ferdy Sambo minta perlindungan LPSK,dilansir Twitter J Suryo Prabowo. "Lho koq gitu," tulis Suryo Prabowo.

Ternyata selama ini Suryo Prabowo menyoroti Putri Candrawathi yang diberitakan banyak wartawan. n erc/jk