Jaring Mobilitas Angkut Hewan, Petugas Medis Periksa Kondisi 200 Ekor Sapi

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Upaya pencegahan penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Sampang, terus dilakukan petugas gabungan dari unsur jajaran TNI dan Polri dengan cara memeriksa mobilitas kendaraan mengangkut hewan ternak sapi yang keluar masuk daerah.

Penyekatan dan pemeriksaan kendaraan angkut sapi, bertempat di pasar hewan Desa Aeng Sareh, Kecamatan Kota Sampang. Para petugas memantau seluruh gerakan atau mobilitas kendaraan itu, baik yang datang dari luar dan dalam daerah.

Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dody Darmawan menyampaikan, penyekatan mobilitas kendaraan angkut hewan ternak bukan sekadar dilakukan pemeriksaan. Namun, sambil memberikan edukasi kepada para peternak demi dapat mencegah penyebaran infeksi penyakit mulut dan kuku pada sapi.

Petugas kesehatan hewan yang dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan, pihaknya bekerja sama dengan menggandeng Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) dan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Sampang.

Mereka para petugas disebut tetap rutin melakukan pemantauan, penyekatan, serta pemeriksaan kesehatan dan memberikan suntik vaksin terhadap hewan ternak, khususnya sapi dalam kondisi kesehatan tubuh yang normal.

“Kami melibatkan dokter hewan dari Puskeswan Sampang. Para medisnya melakukan pemeriksaan kepada seluruh sapi yang akan masuk ke dalam area pasar," ujarnya, Minggu (24/7/2022).

Menurutnya, petugas medis Puskeswan Sampang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan pada 200 sapi. Hasilnya, seluruh hewan ternak dinyatakan sehat tanpa mengalami gejala yang mengarah  pada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan.

"Selain melakukan pendampingan kepada petugas kesehatan hewan, kami melakukan penyemprotan disinfektan untuk kendaraan angkutan hewan guna meminimalisir penyebaran wabah PMK di wilayah Sampang," lanjutnya.

Percepatan upaya pencegahan wabah PMK, Dody mengaku bersinergi dengan Kecamatan dan Desa guna memaksimalkan berbagai langkah yang dapat dijalankan bersama para petugas gabungan TNI, Polri dan tenaga medis hewan dari Puskeswan Sampang.

"Kami monitoring kegiatan anggota dilapangan, melakukan penyekatan dan pemeriksaan hewan ternak dan angkutan hewan yang akan keluar masuk wilayah serta memaksimalkan kegiatan suntik vaksin untuk hewan ternak sapi," ungkapnya. gan