Jelang Akhir Tahun, Baru 50 Persen Proyek Bengawan Jero Tertangani

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 29 Nov 2023 15:05 WIB

Jelang Akhir Tahun, Baru 50 Persen Proyek Bengawan Jero Tertangani

i

Pelaksanaan pembangunan di sungai Bengawan Jero baru mencapai 50 persen. SP/ MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Meski kurang beberapa Minggu lagi akan tutup tahun, namun sejumlah pelaksanaan pembangunan atau rehabilitasi di Lamongan belum semuanya selesai. Terbaru, proyek penanganan Bengawan Jero progres pembangunannya baru mencapai 50 persen pada Rabu (29/11/2023). 

“Pekerjaan yang dilakukan sampai hari ini sekitar hampir 50%. Karena 70% kegiatan adalah di pengadaan pompa air dan genset yang diperkirakan awal bulan Desember sudah datang dan bisa disetting,” ungkap Sekertaris PU SDA Jawa Timur Fauzi disela-sela monitoring bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pengelolaan Sumber Daya Air Kuro, Lamongan.

Baca Juga: Realisasikan Program Prioritas Desa Berjaya, Bersama TMMD ke 119

Disebutnya, dengan penambahan 2 buah pompa berkapasitas 3000 liter/detik di UPT Kuro akan menambah secara keseluruhan menjadi 10.000 liter/detik dengan pompa yang ada. Dengan kapasitas tersebut mampu mengurangi 

“Ketika banjir kemarin, ini menjadi persoalan karena pintu Kuro ini belum bisa berjalan secara maksimal. Dengan pembangunan ini setidaknya yang biasanya kita lakukan, dengan Pintu Kuro dengan pompa air di sini, kita bisa membuang 3.000 - 4.000 m³. Dengan pembangunan ini Insyaallah bisa 10.000 m³,” kata Bupati, Rabu (29/11/2023). 

Baca Juga: Pencuri Kotak Amal di Lamongan Diamankan

Proyek yang ditargetkan akan rampung pada 20 Desember tersebut, meliputi rehab pintu air, pembangunan rumah genset pompa Kuro, dan penambahan 2 buah pompa kapasitas 3000 liter/detik. Penambahan 2 buah pompa menambah jumlah kapasitas air di UPT Kuro menjadi 10.000 liter/detik.

Bupati Yes berharap, proyek gabungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut mampu menanggulangi banjir Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan. 

Baca Juga: Rekanan di Lamongan Mulai Minta Pencairan Bayar Tunda Segera Dibayar

“Ada beberapa yang akan diperbaiki, sehingga ini berfungsi dengan baik. Apa yang kita harapkan itu, bisa mengurangi genangan di Kabupaten Lamongan, sekaligus untuk menampung air ketika menampung air saat musim hujan,” imbuhnya.

Selain itu, proyek yang menghabiskan dana sekitar 60 milyar yang berasal dari 1/3 APBD Pemkab Lamongan serta 2/3 dari Pemprov Jawa Timur. Akan menjadi sumber pengairan bagi para petani di desa-desa sekitar. jir

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU