Jelang Berakhirnya PSBB Jilid 3, 9 Warga Gresik Terpapar Covid-19

Laporan perkembangan kasus Covid-19 di Gresik.SP/ist

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sehari menjelang berakhirnya PSBB Jilid 3 di wilayah Surabaya Raya, masih saja ada warga Kabupaten Gresik yang terpapar oleh virus corona atau Covid-19. 

Seperti sudah diberitakan, PSBB Jilid 3 di wilayah Surabaya Raya yang meliputi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik berlangsung 26 Mei - 8 Juni 2020. Alasan utama perpanjangan PSBB waktu itu karena dinilai jumlah warga yang terinfeksi Covid-19 masih cukup tinggi.

 Namun hingga menjelang berakhirnya masa PSBB Jilid 3, warga Gresik yang tertular oleh virus asal Kota Wuhan, China itu masih tetap tinggi. Buktinya, pada hari ini, Ahad (7/6), masih ada 9 warga yang terpapar.

 Akankah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini akan kembali diperpanjang atau tidak, semuanya bakal diputuskan oleh Gubernur Jawa Timur bersama para kepala daerah di wilayah yang menerapkan PSBB.

 Dari laporan update kasus Covid-19 yang disampaikan Satgas Covid-19 Gresik, menyebutkan, ke-9 pasien terkonfirmasi positif pada hari ini (7/6) didominasi dari klaster Pedagang Ayam Desa Sidowungu (Menganti), yakni sebanyak 5 orang.

Sementara sisanya, 2 pasien dari klaster Surabaya, dan 2 pasien lagi dari klaster transmisi lokal.

 Ke-9 pasien baru itu berasal dari Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, sebanyak 5 orang.

 Selanjutnya masing-masing seorang dari Desa Prambangan (Kecamatan Kebomas), Desa Srowo (Kecamatan Sidayu), Desa Jono (Kecamatan Cerme) dan Desa Mulung (Kecamatan Driyorejo).

 Selain melaporkan penambahan pasien konfirmasi positif, Juru Bicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi juga mengabarkan adanya 5 pasien sembuh.

 "Hari ini kita laporkan adanya tambahan 9 pasien konfirmasi positif dan 5 pasien sembuh," ungkap Reza dalam pers rilisnya kepada sejumlah awak media.

 Kelima pasien sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Benjeng sebanyak 3 orang. Rinciannya, 2 orang dari Desa Kedung Rukem dan seorang dari Desa Delik Sumber

 Sedang 2 pasien lainnya berasal dari Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, dan dari Desa Menganti, Kecamatan Menganti.

 Dengan perubahan ini maka total warga Gresik yang sudah terjangkit virus corona menjadi 214 orang dari sebelumnya 205 orang.

 Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 20 orang meninggal dunia. Sisanya, 161 orang kini dirawat di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. did