Jelang Ramadhan dan Idulfitri 2021, Kementan Amankan Komoditas Daging

Pasokan daging sapi di salah satu pasar di Jakarta. SP/ Humas Kementan

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kementerian Pertanian  (Kementan) menjamin pasokan daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan sampai dengan Idulfitri 2021 aman. Pihaknya tidak hanya mengandalkan mekanisme impor, tetapi juga memaksimalkan produksi daging dalam negeri, menurutnya kebutuhan komoditas daging bisa dikendalikan sesuai dengan standar-standar yang ada. 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengakui pada saat Ramadan hingga Idulfitri permintaan daging akan tinggi yang berdampak pada harganya yang naik. Tapi tentunya ini akan batasan-batasan kenaikan harga.

"Harapan kami di Ramadan sampai Idulfitri nanti kebutuhan pangan betul-betul tersedia. Kami akan lakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan itu, baik dalam bentuk daging segar maupun beku, kami akan maksimalkan dari berbagai tempat termasuk produksi dalam negeri. Kalau ada lonjakan harga yang tak terkendali maka akan dilakukan operasi pasar," katanya, Selasa (6/4/2021).

Syahrul mengatakan, kunjungannya ke Toko Daging Nusantara ini menjadi salah satu upayanya dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, khususnya daging. Kementan akan meningkatkan sinergi dengan pihak terkait untuk mengamankan ketersediaan maupun distribusi pangan secara umum.

Ia menambahkan, pangan sangat terkait dengan penawaran dan permintaan. Untuk itu, Kementan akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, salah satunya Menteri Perdagangan (Mendag) untuk mendekatkan produksi dengan pasar

"Jika masih terjadi lonjakan tentu kami akan lakukan operasi pasar, hari ini saya juga mengecek ketersediaan daging bersama Ibu Diana, salah satu Ketua Asosiasi atau UMKM daging, ini juga menjadi bagian kami untuk memperkuat upaya pemenuhan pangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kementan akan terus mengecek ketersediaan pangan hanya lewat data sekaligus memantau ketat pergerakan stok pangan di lapangan, terutama selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Adapun sebelas komoditas pangan dasar yang dimaksud antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging kerbau, telur ayam ras, minyak goreng, dan gula pasir.

“Dari 11 komoditi dasar yang ada, bapak Presiden minta betul-betul harus dicek dan dikontrol. Tidak hanya data, tetapi kita harap ketersediaan pangan itu betul-betul ada real di lapangan, dari prognosa atau perkiraaan yang ada, Insya Allah bisa kita kendalikan, mudah-mudahan terus diamankan dengan standar-standar yang ada," ungkap Syahrul.

Sementara itu, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah menegaskan untuk persediaan kebutuhan daging sapi maupun kerbau bisa memenuhi selama Ramadan dan Idulfitri. "Hasil prognosa kami dengan memperhitungkan kebutuhan normal kebutuhan daging pada April mencapai 56 ribu ton sedangkan Mei sebesar 76 ribu ton," katanya.

Selain itu katanya untuk stok sapi lokal baik sapi bakalan maupun sapi lokal sendiri ada sebanyak 188 ribu ekor sapi yang siap dipotong untuk periode April dan Mei. Dsy16