Jokowi, Sarankan Kekuatan Besar PBNU Diorganisasi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 18 Sep 2023 20:49 WIB

Jokowi, Sarankan Kekuatan Besar PBNU Diorganisasi

i

Presiden Jokowi membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al-Hamid, Jakarta, Senin (18/9/2023).

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo, tiba- tiba nimbrung kebijakan PBNU. Ia menyayangkan kekuatan besar PBNU yang belum dikonsolidasikan. Jokowi sarankan kekuatan besar PBNU , perlu diorganisasi dengan baik dan ditingkatkan terus kualitasnya.

"Bukan hanya di bidang sosial, di bidang keagamaan dan di bidang kemanusiaan, tetapi juga di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dunia profesional, di dunia kewirausahaan, saya setuju dan mendukung apa yang sedang dan akan dilakukan oleh PBNU," pesan Jokowi, Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2023 di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).

 

Generasi Muda Nahdliyin

Jokowi mendukung kemajuan pendidikan bagi kaum Nahdliyin agar membawa dampak nyata bagi masyarakat akar rumput. Generasi muda Nahdliyin yang sedang belajar di luar negeri diharapkannya dapat berkontribusi untuk kemajuan masyarakat.

"Banyak sekali juga Nahdliyin muda yang bermain di level global. Yang sedang kuliah di luar negeri, banyak," tambah Jokowi .

Dia menyebut, banyak kaum muda Nahdliyin yang belajar ilmu pengetahuan baru, teknologi baru, artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan), precision medicine, dan ilmu-ilmu lainnya.

"Belajar dunia masa depan, banyak, dan ilmu masa depan, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai muslim, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai Nahdliyin," kata Jokowi.

 

Puji Kaum Muda NU

Jokowi menilai kaum muda NU itu adalah kekuatan besar NU untuk menyongsong masa depan. Para cendekiawan-intelektual itu harus terhubung dengan masyarakat bawah.

"Mereka-mereka ini harus dihubungkan dengan umat di akar rumput. Mereka harus menjadi bagian dari solusi dengan Nahdliyin di akar rumput dan menyejahterakan umat," kata Jokowi.

Jokowi juga mendukung pendirian Universitas Nahdlatul Ulama (UNU). Gedung kampus UNU setinggi 9 lantai telah dibangun di Yogyakarta.

 

Kegiatan Digitalisasi

Ia menyebut NU dapat melakukan kegiatan digitalisasi untuk mengkonsolidasikan kekuatan PBNU. Jokowi juga mendukung program PBNU untuk meningkatkan kualitas warga Indonesia.

"Digitalisasi bisa masuk sebagai pintu masuknya untuk mengkonsolidasikan kekuatan NU, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri," katanya.

"Kita semua menyadari kondisi warga Nahdliyin akar rumput perlu didukung, pemerintah menyambut baik inisiatif PBNU membentuk GKM NU Gerakan keluarga maslahat Nahdlatul Ulama yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia terutama untuk para Nahdlyin di level grass root, level akar rumput," katanya. n erc/jk/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU