Jokowi Tertawain Cak Imin, Soal Jatah Menhan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 04 Des 2023 20:55 WIB

Jokowi Tertawain Cak Imin, Soal Jatah Menhan

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar ditertawain Presiden Jokowi. Tertawaan Jokowi, terkait Cak Imin mengklaim kursi Menteri Pertahanan (Menhan) yang kini diduduki Prabowo Subianto adalah jatah untuknya.

Presiden Jokowi menyebut posisi menteri adalah hak prerogatif Presiden. "Kementerian, menteri itu hak prerogatif presiden," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023).

Baca Juga: Usai Ketemu Surya Paloh, Jokowi Klaim Hanya Ingin Jembatani

Jokowi menjawab pertanyaan wartawan apakah betul kursi Menhan semula untuk Cak Imin. Jokowi memastikan tidak ada jatah terkait posisi menteri. Jokowi kemudian tertawa. "Nggak ada jatah-jatah seperti itu ya, nggak ada," kata Jokowi sambil tertawa.

 

Jatah Menhan oleh Cak Imin

Soal klaim jatah Menhan ini awalnya disampaikan Cak Imin dalam acara Indonesia Millenial & Gen Z Summit di Senayan Park, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/11) lalu. Pernyataan itu disampaikan Cak Imin merespons Waketum PAN Yandri Susanto yang mempertanyakan sikap Cak Imin menggaungkan narasi perubahan padahal masih berada di pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Sahkan Perpres Publisher Rights, Jokowi Minta Pers Terus Berinovasi

Cak Imin lantas menyinggung PAN sempat menjadi partai di luar pemerintahan Jokowi. Bahkan, pada gelaran Pilpres dua kali berturut-turut mendukung Prabowo Subianto.

 

Bedanya PAN dan PKB

Baca Juga: Disebut Makelar oleh Cak Imin, Gus Ipul: Kongkon Ae Wong Sing Kesulitan

"Yandri ini adalah PAN, bilang saya nggak konsisten karena koalisi Jokowi tapi idenya perubahan. PAN ini dua kali pemilu dukung Prabowo. 2014 dukung Prabowo, 2019 dukung Prabowo, saya 2014 dukung Jokowi, 2019 dukung Jokowi," tambah Cak Imin.

Berbeda dengan PAN, PKB justru sejak Pilpres 2014 dan 2019 konsisten mendukung Presiden Jokowi. Ketum PKB itu lantas menyinggung PAN yang akhirnya mendapat jatah satu kursi menteri usai bergabung sebagai partai pro pemerintah. n jk/erc/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU