Kabar Terkini Pasca Gempa Bumi 6,1 SR Guncang Blitar Raya

Bupati Mak Rini dan Forkopimda kunjungi Korban gempa. Leonard. SP/ Les

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Allhamdulilah situasi pasca gempa tidak ada korban meninggal dunia, terucap rasa sukur Ketua BPBD Kabupaten Blitar Achmad Kholik di depan wartawan di Alun Alun Kantor Pemkab Blitar Minggu (11/4/2021) siang sebelum pemberangkatan tim terpadu dari Unsur TNI, POLRI,  SATPOL.PP dan yim Basarnas dan BPBD menuju sasaran wilayah terdampak Gempa Bumi, Sabtu (10/4/2021) siang guna membantu warga masaralat perkantoran dan tempat ibadah terdampak Gempa Bumi.

Memurut catatan BPBD Kabupaten Blitar yang di terimanya pada Minggu (11/4/2021) dini hari mantan Kabag Humas Pemkab Blitar ini menyebutkan ada 11 orang warga Kabupaten Blitar dilaporkan mengalami luka-luka,"Ada sebelas orang yang dilaporkan mengalami luka-luka di 7 kecamatan 2 diantaranya Kec.Bakung dan 2 lainya dari Kec.Wonodadi," ungkap Ahmad Cholik, Minggu (11/4/2021).

Ketua BPBD ini menyampaikan bahwa ke seluruhan yang terluka langsung mndapat penanganan termasuk perawatanndan pengobatan, ada yang dibawa ke puskesmas, ke rumah sakit daerah dan fasilitas kesehatan lainnya tambah Ahmad Kholik.

Pihaknya masih terus melakukan pendataan baik korban yang alami luka maupun kerusakan kerusakan. "Kita terus melalukan pendataan sampai hari ini sehingga di ketahui jumlah korban baik kerusakan yang timbul maupun yang terluka, karena kemarin semuanya panik sehingga pantauan masih belum maksimal, pagi ini Minggu (11/4/2021) kita seluruh tim terjunkan di 22 kecamatan, bersamaan dengan Bupati yang memantau di beberapa wilayah kecamatan." Tutur Achmad Kholik.

Juga Achmad Kholik menambahkan tentang peristiwa Gempa Bumi yang berskala 6,1 SR itu, Kholik menjawab perranyaan Wartawan, gempa tersebut  bisa di katagorikan Tanggap Darurat, untuk itu Bupati akan memerintahkan seluruh OPD untuk segera lalukan tindakan kedaruratan atas peristiwa gempa ini.

Untuk anggaran untuk atasi bencana ini bisa menggunakan  anggaran Belanja yang tidak terduga (BTT) dalam.menangani bencana." Papar Kholik.

Sedang untuk anggaran BTT tentang kebencanaan berkisar Rp 8 Miliar, untuk gunakan anggaran BTT setiap OPD melalui ajukan kebutuhan belanja untuk itu.

"Jadi mekanismenya akan mengajukan kebutuhan belanja kepada Bupati dan itu melalui BPKAD, dan setelah itu akan di terbitkan SK tanggap darurat yang di tanda tangani Bupati," ungkapnya.

Data sementara sampai Minggu (11/4/2021) untuk kerusakan bangunan baik rumah warga dan perkantoran termasuk Kantor Buoati dan Kantor DPRD Kabupaten Blitar, catatan di BPBD seluruh wilayah di 22 Kecamatan di Kab.Blitar alami kerusakan dengan kata gori rusak ringan, sedang sampai kerusakan parah, darri catatan kerusakan ada sekitar 240 dengan rincian ringan 136, sedang ada 98 dan yamg berat ada 6.

Dan kerusakan paling bsnyak alami kerusakan ada 53 bangunan di Kec.Wates 3 diantaranya rusak berat, untuk korban luka terdiri di 9 kecamatan dan 1 kecamatan, akibat tertimpa plafon rumah atau genteng yang rontok saat gempa terjadi. Les