Kadin Jatim Minta Vaksinasi UMKM Dipercepat

Pelaksanaan vaksinasi tahap 2 di Golden City Surabaya.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Adik Dwi Putranto meminta vaksinasi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya di wilayah Jatim dipercepat.

Hal itu disampaikan saat meninjau pemberian vaksin tahap ke-2 untuk UMKM di Golden City Surabaya.

Menurut Adik, vaksinasi untuk UMKM di wilayah Jatim saat ini masih minim. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah juga memberikan prioritas bagi UMKM. Sebab, UMKM merupakan salah satu sektor penentu dalam pertumbuhan ekonomi baik secara regional maupun nasional.

"Kontribusi UMKM dalam perekonomian di daerah memang cukup besar. Hal ini terlihat dari sumbangannya terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim yang mencapai 57,25 persen," ujar Adik, Kamis (19/8/2021).

Bahkan berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di mana pertumbuhan ekonomi triwulan II 2021 Jawa Timur mencapai 7,05 persen, sebanyak 59,78 persen di antaranya ditopang oleh pengeluaran atau konsumsi rumah tangga. Melihat kondisi itu, Adik optimis UMKM punya peluang besar untuk bisa terus berkembang.

"Tetapi di saat pandemi seperti ini, mereka harus kuat dulu dari sisi kesehatannya. Ibarat perang, mereka harus memiliki senjata dalam menghadapi virus yang mematikan tersebut, yaitu suntikan vaksin. Jangan biarkan mereka berjuang tanpa senjata," tegas Adik.

Sementara Ketua Satgas Covid-19 Kadin Jatim, Fitra Jaya menyampaikan jumlah UMKM yang menjadi anggota Kadin Jatim cukup banyak. Di wilayah Surabaya saja mencapai 44 ribu UMKM, kemudian di Sidoarjo 21 ribu UMKM, dan di Gresik 18 ribu UMKM. Namun, yang telah mendapatkan vaksinasi hingga saat ini masih cukup rendah, hanya mencapai 20 persen.

"Kami mohon pada pemerintah untuk bisa memacu percepatan vaksinasi sektor UMKM hingga tercapai 70 persen agar herd immunity bisa terbentuk. Kadin Jatim siap bekerja sama dengan pemerintah, karena kami bisa bergerak sinergi dengan Kadin Kabupaten Kota se-Jawa Timur," tegas Fitra.