Kaesang Akui Terpapar Politik 17 Tahun dari Jokowi Sejak Kelas 5 SD

author surabayapagi.com

- Pewarta

Sabtu, 02 Des 2023 15:58 WIB

Kaesang Akui Terpapar Politik 17 Tahun dari Jokowi Sejak Kelas 5 SD

 SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep memilih jalan politik teryata punya sejarah panjang, salah satunya karena terpapar politik dari orang tuanya yang kini menjabat sebagai Presiden RI Joko Widodo sejak kelas 5 sekolah dasar (SD).

Hal itu disampaikan putra bungsu presiden saat menghadiri dialog kebangsaan di salah satu rumah makan di Lamongan, Sabtu (2/12/2024), bersama organisasi kemasyarakatan, kader, caleg pengurus DPD PSI Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Siap Tampung Gibran Ke PSI

Disebutkannya, dunia politik bagi Kaesang panggilan akrabnya, bukan hal baru. Karena ia sudah mulai terpapar politik sejak dirinya duduk di bangku sekolah SD, saat itu Jokowi menjadi wali kota Solo.

"Saya sebenarnya sudah terpapar dengan politik sejak kelas 5 SD, sejak bapak saya menjadi walikota setelah itu menjadi gubernur setelah itu menjadi presiden," aku nya menjawab pertanyaan dari salah satu peserta dialog kenapa memilih jalan politik seperti orang tuanya.

Lebih lanjut ia menyebutkan, dirinya terpapar politik ini sejak tahun 2005 atau 17 tahun yang lalu , meski orang tuanya tidak mengajarkan langsung, namun karena lingkungan, dan saat itu orang tuanya menjadi pemimpin, bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Hadiri Kopdarwil PSI di Surabaya, Bahas Pemenangan Prabowo-Gibran?

" Jadi saya sudah melakukan dari sejak 2005, meskipun sebenarnya bapak saya tidak mengajarkan politik itu secara langsung, tapi saya melihat langsung bagaimana beliau berkomunikasi dengan masyarakat, bagaimana beliau menjalankan seluruh roda pemerintahan itu saya lihat secara langsung, sehingga saya sekarang seperti ini," ungkapnya.

Terkait dengan pandangan negatif soal dinasti politik, dimana saat ini Kaesang adalah ketum PSI, kakaknya Gibran menjadi cawapres dan bapaknya presiden, Kesang menjawab dengan santai, dimana sistem demokrasi yang di saat ini adalah sistem demokrasi one man one vote dimana satu orang satu suara, jadi semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menentukan pilihannya.

Baca Juga: Dampak Figur Kaesang, Warga Surabaya Ramai-ramai Daftar PSI

"Kalau sekarang bapak saya presiden dan mas saya kebetulan mencalonkan menjadi calon presiden, silahkan kalau tidak suka jangan dipilih, kan masih ada pilihan lain pak Mahfud dan Cak Imin. Jadi balik lagi ini akan dikembalikan ke masyarakat untuk siapa yang menjadi pemimpin berikutnya saya kira itu aja terima kasih," tegasnya.

Sementara itu, usai menghadiri dialog kebangsaan, Kaesang bersama dengan rombongan menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan gebyar sholawat di Gedung Olahraga Lamongan.jir

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU