KAI Kembali Gratiskan Angkut Oksigen 80 Ton Rute Jakarta-Surabaya

PT KAI menggratiskan angkutan oksigen sebanyak 80 ton melalui angkutan kereta api yang diberangkatkan dari Area Daop 1 Jakarta menuju Surabaya.SP/IST

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Sebanyak 80 ton oksigen diangkut secara gratis oleh PT KAI melalui kereta api dengan rute keberangkatkan dari Area Daop 1 Jakarta menuju Surabaya.  Angkutan oksigen yang didatangkan dari Singapura tersebut merupakan program penanganan Covid 19 dari Kementerian Kesehatan.

Oksigen tersebut ditempatkan menggunakan 4 gerbong ISO Tank yang masing-masing berisi 20 ton oksigen. Untuk selanjutnya diberangkatkan dari Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Kalimas Surabaya. Sebelumnya, KAI juga telah mendistribusikan 128 ton oksigen yang merupakan bantuan dari pihak swasta pada bulan lalu.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, sebelum pandemi, untuk Jawa-Bali dibutuhkan oksigen sebanyak 400 ton sehari, namun pada saat pandemi terutama beberapa waktu lalu terjadi peningkatan, maka kebutuhan oksigen meningkat 4-5 kali.

"Tidak mudah dalam mendistribusikan dan pengadaan oksigen ke seluruh rumah sakit. Salah satu bentuk nyata instansi mengambil bagian dalam pengadaan kebutuhan oksigen tersebut, seperti apa yang sudah dilakukan oleh PT KAI hari ini. Saya ucapkan terima kasih kepada PT KAI atas bantuannya mengantar oksigen untuk kebutuhan masyarakat Jawa Timur. Mungkin jika diantar dengan transportasi bus akan memakan waktu 24-36 jam, tapi dengan kereta api bisa memotong waktu. Kereta api ini nanti akan tiba pukul 18.00 WIB di Surabaya," ucap Dante dalam keterangannya, Kamis (5/8).

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo, menyampaikan layanan pengiriman oksigen ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya."PT KAI akan terus mendukung penuh Pemerintah dan berupaya untuk memberikan sumbangsih terbaik dalam penanggulangan COVID-19, di antaranya melalui program vaksinasi di Stasiun untuk mendukung herd immunity dan program pengiriman gratis untuk angkutan oksigen menggunakan KA maupun untuk tabung oksigen kosong," kata Didiek.

PT KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan proses pengangkutan 80 ton oksigen yang berangkat dari Jakarta berjalan lancar."Secara tidak langsung, kami optimis bahwa Pemerintah memberikan dukungan penuh dalam mendorong kereta api menjadi moda transportasi logistik yang unggul dan dapat diandalkan," tambah Didiek.sb2/na