Kali Pacal Meluap, Ratusan Rumah di Kecamatan Balen Bojonegoro Terendam Banjir

Kondisi jalan poros desa yang terendam banjir luapan kali Pacal.

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (24/11/2022) sore hingga petang mengakibatkan sungai pacal meluap. Dampak luapan air tersebut ratusan rumah warga di 2 desa, yakni Desa Sidobandung dan Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro terendam.

Dari data yang dihimpun dilapangan, setidaknya ada 82 rumah warga di Desa Ngadiluhur dan 40 rumah warga di Desa Sidobandung yang terendam banjir luapan sungai sepanjang 66 Km itu.

Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka, sementara kerugian material masih dalam pendataan aparat desa setempat.

Menurut Efendi (25) warga Desa Ngadiluhur, banjir mulai datang sekitar sejak kamis (24/11/2022) malam. Menurutnya, banjir kali ini adalah luapan yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

"Malam itu sudah mulai, tapi subuh tadi air memakin tinggi dan masuk rumah," ucapnya.

Dia juga menyebut banjir juga merendam rumah warga di 6 dusun yang ada di Desa Ngadiluhur, diantaranya Dusun Jati, Dusun Susukan, Dusun Jartal, Dusun Kalimati, Dusun Glonggong dan sebagian Dusun Barek. Ketinggian air mancapai 30 cm hingga 70 cm.

"Untuk rumah warga sebagian ada yang kemasukan air, ketinggiannya berfariatif ada yang se lutut (orang dewasa) ada yang sampai pinggang. Seperti yang di sepanjang jalan RT 08 itu keselatan, samping kali ketinggian sampai pinggang," kata Efendi.

Terpisah, Dika (28) warga Desa Sidobandung saat dirinya hendak berangkat kerja pagi ini jum'at (25/11/2022) mengatakan, jika tempatnya terbiasa terdendam banjir ketika hujan lebat dan ada kiriman air dari hulu.

"Repot gini mas, ini mau berangkat kerja harus nenteng sepatu biar tidak basah terkena air," katanya.

Karena mwilayah desanya selalu menjadi langganan banjir, dika pun mengutarakan harapan agar ada penanganan serius dari pemerintah setempat dalam menanggulangi penyebab banjir. Sehingga, bencana tahunan itu tidak kembali terulang di musim penghujan selanjutnya.

"Minimal diadakan pengerukan di sungai pacal ini mas, biar kedalamannya bertambah sehingga air tidak meluap terus pas hujan lebat atau ada kiriman air dari atas (hulu)," ucap dika.

Selain itu, banjir dari luapan sungai pacal juga menggenangi jalan poros Desa Ngadiluhur sepanjang 300 meter, dengan ketinggian air 20 hingga 30 sentimeter, dan jalan poros Desa Sidobandung sepanjang 200 meter, dengan ketinggian 10 hingga 20 sentimeter. Yang dimana kedua deda tersebut berada di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. din/her