Kampanye Gus Ipul Bahas Layanan Kesehatan yang Dikeluhkan Masyarakat

Gus Ipul saat di salah satu acara

SURABAYAPAGI.COMPasuruan - Pelayanan kesehatan di  Kota Pasuruan menjadi materi kampanye Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di lapangan Dharmo Yudho, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (17/10) malam.

Menurut Gus Ipul (sapaan Saifullah Yusuf), dirinya mengungkap fakta dari data dan cerita dari masyarakat. Dari cerita masyarakat, masih banyak yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit Purut (RSUD R.Soedarsono)  yang kurang maksimal. Misal pelayanan berobat ke poli, pasien harus ngantri sejak pukul 05.00 pagi.  Begitu juga dengan tidak adanya data  penderita penyakit diabetes militus, dan gagal ginjal.

"Tidak ada data, berapa jumlah penderita penyakit gula dan gagal ginjal di Kota ini. Data sangat penting agar pemerintah tau arah kebijakannya. Berapa yang harus cuci darah, kemana harus cuci darah dan sebagainya. Kalau memang banyak yang cuci darah mestinya pemerintah harus memliki alat cuci darah sendiri. Sehingga penderita tidak perlu jauh-jauh cuci darah ke rumah sakit di luar kota, "ucap Ipul saat berkampanye.

Selain pelayanan kesehatan, Ipul juga menyoroti bencana banjir di beberapa kawasan, termasuk di kampung Dharmo Yudho sendiri. Banjir menjadi langganan warga kampung Darmo Yuda khususnya yang berada di dekat sungai. Selama ini tidak ada penanganan yang serius dan terstruktur. Jika banjir melanda, hanya dikunjungi oleh beberapa pejabat pemerintah tanpa ada solusinya.

"Menangani masalah banjir, harus ada arah kebikan yang jelas dari pemerintah. Solusinya apa bentuknya, dan bagaimana caranya. Memang masalah banjir tidak bisa selesai begitu saja, butuh waktu, paling tidak ada arah kebijakan solusinya, "urai paslon nomor urut 1 berpasangam dengan Adi Wibowo ini.

Seperti biasa, disetiap kampanyenya, Gus Ipul sangat getol menyampaikan program Pasuruan Kota Madinah.  Akronim dari kata maju, aman, indah dan harmonis. " Kami akan mengangkat segala sumberdaya di kota ini untuk mewujudkan Kota Pasuruan yang maju ekonominya, aman dan indah wajah kotanya, serta harmonis warganga, "kata Ipul penuh semangat.

Disetiap berkampanye, mantan Wagup Jawa Timur ini selalu mengajak warga  bernyanyi dan bersholawat. Sesuai dengan 4 prinsip kampanye Gusl Ipul -Adi. Yakni, mengajak bahagia dengan bernyanyi dan bersolawat; menebar kebaikan, dengan tidak berkampanye hitam atau tidak menjelekan paslon lain; mengungkap fakta dan realita terkait pelayanan dan kebijakan pemerintah berdasarkan data dan tidak hoax; menawarkan solusi berupa ide dan gagasan yang hebat.

Dalam kampanye kali ini, ada yang spesial. Fakta dan realita publik yang menilai pelayanan kesehatan tidak maksimal, digambarkan melalui drama oleh pemuda di kawasan Dharmo Yudho. "Dengan drama yang dimainkan oleh anak muda Dharmo Yudho, tergambar betapa buruknya pelayanan kesehatan di kota ini. Ini aktualaisasi publik terhadap pelayanan kesehatan. Dan ini cara berkampanye yang baik, "tutup Ipul usai kampanye. dir