Kantor PDAM Gresik Digeruduk Massa

Sejumlah massa melakukan orasi di depan kantor PDAM Gresik, Kamis (8/4).

 

SURABAYAPAGI.COM, Gresik- Setelah komisi pemberantasan korupsi (KPK) menggeledah kantor PDAM Giri Tirta Gresik pada Rabu (7/4) malam, puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Penolak Lupa (Gepal) menggelar aksi demo pada Kamis (8/4).

Demo dilakukan massa Gepal di depan kantor PDAM Giri Tirta Gresik, Jalan Raya Permata Desa Kembangan kecamatan Kebomas Gresik.

Massa berkumpul di Alun-Alun Gresik, Jalan KH Wachid Hasyim, kemudian begerak menuju kantor PDAM Giri Tirta. Kemudian para pendemo bergantian melakukan orasi.

Mereka memberikan support penuh kepada KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di PDAM Gresik.

“Usut tuntas dugaan skandal korupsi di tubuh PDAM. Tangkap semua yang terlibat,” teriak Safiudin, koordinator aksi.

Safiudin mengatakan, kasus dugaan korupsi di PDAM Gresik telah merugikan dan mencederai kepercayaan publik. Terlebih, pelanggan. "Di saat masyarakat belum mendapatkan layanan PDAM dengan baik, diguncangkan dengan kasus korupsi. Karena itu, siapa pun yang terlibat korupsi di PDAM harus diusut tuntas," pintanya.

Sementara Anja, orator lainnya, mengancam akan melakukan aksi demo dengan massa lebih besar, jika penanganan kasus korupsi di PDAM tak tuntas. "Kami akan kembali turun jalan menggelar aksi demo dengan jumlah massa lebih besar jika kasus dugaan korupsi di PDAM tidak tuntas," katanya.

Demo ini mendapatkan kawalan puluhan petugas dari Polres Gresik. Tampak juga sejumlah jajaran direksi PDAM dalam aksi demo. Di antaranya, Dirut PDAM Siti Aminatus Zariyah.

Usai menyampaikan aspirasi, massa Gepal membubarkan diri dengan tertib. Sementara Siti Aminatus Zariyah menyikapi demo Gepal menyatakan, bahwa pihaknya juga mendukung penuh penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK. "Saya merespons baik apa yang menjadi aspirasi teman-teman Gepal. Saya mendukung penuh langkah KPK dalam penegakan hukum," katanya. did